Categories: METROPOLIS

Aparat Diminta Tindak Tegas Pelaku Pelecehan Seksual

JAYAPURA – Kasus pelecehan seksual dengan korban anak-anak di bawah umur marak terjadi di Kota Jayapura belakangan ini. Di awal tahun ini saja aparat Polresta Jayapura telah menangani beberapa kasus dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur bahkan ada yang sampai hamil.

   Melihat Fenomena ini Ketua Komisi D DPRK Jayapura, Deli Lusyana Watak meminta para pelaku bisa dihukum dengan hukuman yang seberat-beratnya.

“Terus terang, miris dan prihatin melihat banyaknya kasus pelecehan seksual yang terjadi dengan korban anak di bawah umur. Untuk itu, harus ada tindakan tegas. Dalam hal ini aparat penegak hukum kami minta bisa menjatuhkan hukuman yang berat kepada para pelaku,” ujar Deli kepada Cenderawasih Jumat (17/1) lalu.

  Menurutnya, hukuman berat tersebut penting agar bisa memberikan efek jera. Bukan hanya kepada pelaku saja, tetapi juga bagi yang lain, sehingga akan berpikir berkali-kali kalau mau melakukan aksi pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.

  Apalagi dalam sejumlah kasus dugaan pelecehan seksual yang saat ini tengah ditangani Polresta Jayapura, teduga pelakunya adalah orang-orang dekat korban. “Hukum pelaku dengan hukuman yang berat sesuai aturan hukum yang berlaku,” terangnya.

  Pihaknya yakin aparat penegak hukum paham akan hal itu. Karena yang jadi korban adalah generasi penerus. Di mana karena nafsu bejat para pelaku, generasi penerus tersebut rusak masa depannya. Karena itu ia berharap kepada para orang tua untuk menjaga, melindung dan mendidik anak-anak sebagai generasi penerus.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Aspirasi Provinsi Papua Utara Bukan “Barang Baru”

Menurut Wilem, sejarah mencatat bahwa gaung pemekaran Papua Utara sudah dimulai sejak tahun 2012. Ia…

6 hours ago

Usir Penjual Sayur Keliling, Kadistrik Sentani “Dirujak” Netizen

Dari video yang sudah ditonton ribuan orang ini tak sedikit yang tidak setuju dengan cara…

10 hours ago

Prabowo Singgung Krisis Kejujuran dan Keteladanan

Anggota Komisi II DPR RI, Azis Subekti, menilai pernyataan Presiden Prabowo tersebut mencerminkan harapan rakyat…

11 hours ago

Board of Peace Bentukan Donald Trump Dinilai Berbau Imperialisme

Di sisi lain, Palestina sama sekali tidak dilibatkan dalam proses konsultasi sejak awal pembentukan Board…

12 hours ago

Miris Siswa SD di Ngada NTT Diduga Tewas Gantung Diri

Surat yang ditulis dalam bahasa Ngada itu berisi pesan agar sang ibu merelakan kepergian korban,…

13 hours ago

MK Tolak Gugatan Legalisasi Nikah Beda Agama

“Amar putusan, mengadili, menyatakan permohonan tidak dapat diterima,” ujar Suhartoyo saat membacakan putusan. Dalam pertimbangannya,…

14 hours ago