Sementara itu, Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menyampaikan bahwa kegiatan Nikah Massal ini merupakan terobosan baru Pemkot Jayapura dalam menghadirkan layanan pencatatan sipil yang inklusif dan melibatkan partisipasi masyarakat.
“Biasanya kegiatan seperti ini hanya dilakukan oleh Pemkot melalui Dukcapil, namun kali ini kami berkolaborasi dengan pihak swasta dan kelompok masyarakat. Ini adalah wujud sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam memberikan pelayanan yang bermanfaat langsung,” jelas Rustan Saru.
Ia juga berharap kolaborasi ini dapat menjadi pemicu bagi komunitas dan lembaga lain di Kota Jayapura untuk turut serta membantu pemerintah memastikan semua warga memiliki status pernikahan yang sah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Kami siap berkolaborasi dengan semua pihak untuk memastikan setiap warga Kota Jayapura memiliki dokumen pernikahan yang sah dan tercatat secara resmi. Ini bagian dari upaya membangun tertib administrasi kependudukan,” ujarnya.
Kegiatan Nikah Massal ini tidak hanya menjadi momentum pengesahan hubungan pasangan suami-istri secara hukum, tetapi juga menjadi simbol penguatan nilai-nilai keluarga dan kesadaran hukum masyarakat di Kota Jayapura.
Dengan dukungan berbagai pihak, Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang inovatif, inklusif, dan berpihak kepada masyarakat, demi mewujudkan Kota Jayapura sebagai kota yang maju, tertib, dan berkeadilan sosial.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurutnya, mata rantai penyalahgunaan Solar subsidi harus segera diputus karena dampaknya sudah sangat merugikan…
Abisai juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di kalangan pemuda pasca Musyawarah Daerah (Musda). Ia…
Menurut Evert, buku cerita rakyat tersebut akan menjadi jembatan yang menghubungkan masa lalu, masa…
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Papua menggelar sosialisasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) serta Pencegahan,…
–Kelompok Kerja (Pokja) Perempuan Majelis Rakyat Papua (MRP) mendorong lahirnya Rancangan Peraturan Daerah Khusus (Raperdasus)…
Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 Juni 2026, dibuka secara…