

Kasi Penkum Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi Papua, Aguwani
JAYAPURA – Kasi Penkum Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi Papua, Aguwani mengungkapkan bahwa ada kuota khusus bagi Orang Asli Papua (OAP), dalam pelaksanaan seleksi pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kejaksaan Republik Indonesia tahun anggaran 2023. Dimana kuota khusus sebanyak 2 persen untuk Papua dan Papua Barat.
“Yang menjadi spesial seleksi pengadaan CPNS Kejaksaan RI tahun 2023 ini, dari jumlah total pegawai yang diterima sebanyak 7.846 orang seluruh Indonesia. 2 persen diantaranya Badan Kepegawaian Nasional memberikan jatah khusus untuk Papua dan Papua Barat,” terang Aguwani kepada Cenderawasih Pos, Rabu (18/10).
Lanjut Aguwani, adapun dari 7 ribuan formasi itu, terdapat 215 orang jatah khusus untuk Papua dan Papua Barat. “Sebanyak 215 orang itu diklasifikasikan dari 4 kategori, yakni jalan jaksa atau ahli pertama jaksa khusus untuk Papua dan Papua Barat sebanyak 54 orang calon jaksa, petugas barang bukti sebanyak 43 orang, pengelola penanganan perkara 58 orang, dan penjaga tahanan formasinya 60 orang,” bebernya.
Dengan adanya kuota khusus untuk OAP, Aguwani mendorong anak anak Papua mampu memanfaatkan peluang tersebut. “Sangat disayangkan jika anak anak Papua tidak memanfaatkan peluang ini. Sebab, jika kuota sebanyak 215 orang ini kurang. Maka akan diisi orang lain,” kata Aguwani.
Page: 1 2
Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…
Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…
Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …
Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…