Categories: METROPOLIS

PTAM Jayapura Salurkan Air Bersih untuk Korban Kebakaran Dok V Bawah

JAYAPURA – Menyikapi musibah kebakaran yang melanda kawasan Tirta Mandala Dok V Bawah, Distrik Jayapura Utara, PTAM Jayapura (Perseroda) bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak.

Direktur Utama PTAM Jayapura, Dr. Entis Sutisna, SE, Ak, MM, MAk, CA, CGRM, langsung menginstruksikan pengiriman bantuan berupa Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Nanwani, tandon air, serta distribusi air darurat melalui jaringan perpipaan. Kebakaran yang terjadi Kamis dini hari (18/9) kemarin, menghanguskan puluhan rumah sekaligus merusak jaringan pipa distribusi HDPE.

“Distribusi air di lokasi tersebut masih berjalan, namun jaringan pipa HDPE mengalami kerusakan cukup parah. Karena itu, kami menyiapkan lima titik bantuan air gratis di lokasi pengungsian sesuai jadwal pengaliran di Jayapura Utara,” ujar Entis saat meninjau langsung lokasi kebakaran.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Pemprov Siapkan Pembangunan 14 Ribu Rumah Rakyat

Gubernur Papua Mathius D Fakhiri, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk…

5 hours ago

Dugaan Penimbunan BBM, Lima Kendaraan Diamankan

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru menjelaskan bahwa saat ini tim terpadu atau Garnisun terus…

6 hours ago

BPKAD Siapkan Lima Mobil Dinas Pimpinan OPD

Ia menambahkan, pada awal bulan lalu Pemkot Jayapura juga telah menyalurkan enam unit kendaraan dinas…

7 hours ago

“Suamiku dengan Temannya Terdampar di Sebuah Pulau, Katanya Masih Hidup”

Agus Salim dan Sa’di berangkat dari Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Hamadi menggunakan satu unit perahu…

8 hours ago

DKP Berharap Pembangunan Pelabuhan Perikanan Besar

Kepala DKP Papua Iman Djuniawal, mengatakan selama ini sebagian besar hasil tangkapan ikan di Wilayah…

9 hours ago

Transformasi Digital Kesehatan Berbasis AI Bisa Tekan Biaya Inflasi Medis

Dengan posisi sebagai ekonomi terbesar di kawasan dan anggota G20, ia menyebut bahwa Indonesia memiliki…

10 hours ago