

Setiyo Wahyudi (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua memastikan kualitas data menjadi dasar penting bagi perencanaan pembangunan di daerah itu. “Data merupakan landasan utama pengambilan kebijakan di berbagai jenjang pemerintahan,” katanya Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Provinsi Papua MB Setyo Wahyudi di Jayapura, Kamis (18/9).
Ia mengharapkan Rapat Koordinasi Forum Data Provinsi Papua 2025 menghasilkan data yang akurat sebagai bagian dari penguatan tata kelola Satu Data Indonesia (SDI) di daerah. Dengan data akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan, kata dia, program pembangunan Papua lebih tepat sasaran, transparan, dan berkelanjutan.
Ia mengatakan forum data diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Papua dan sejumlah OPD kabupaten/kota terpilih, sebagai pengampu Data Sektoral Strategis Daerah (DSSD).Dia menjelaskan pentingnya kegiatan itu menjadi perhatian seluruh OPD kabupaten/kota agar SDI di daerah akurat.
“Oleh sebab itu kami melakukan penandatanganan berita acara perencanaan DSSD dengan begitu menunjukkan komitmen bersama dalam menghadirkan SDI,” katanya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Papua yang juga wali data setempat, Jeri Agu Yudianto, mengatakan capaian pengelolaan data sektoral hingga 2025 tercatat 4.371 daftar perencanaan data, 4.728 data digunakan, 1.217 data sudah terisi, 1.128 tervalidasi oleh wali data, dan 1.115 data telah divalidasi oleh pembina data yakni Badan Pusat Statistik (BPS) Papua.
“Melalui forum tersebut, kami Pemprov Papua meneguhkan komitmen menghadirkan data berkualitas sebagai pijakan pembangunan yang inklusif, akuntabel, dan berkeadilan,” katanya. (antara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…