

Umat Hindu di Kota Jayapura merayakan Hari Raya Galungan, Rabu (17/6) (Foto/ANTARA/HO-Dokumen pribadi)
JAYAPURA- Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua menyebutkan momentum Hari Raya Galungan menjadi pengingat untuk menjaga toleransi dan keharmonisan serta kelestarian lingkungan. Pembimbing Masyarakat Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua I Wayan Wira Adnyana di Jayapura, Rabu, mengatakan pihaknya mengajak umat Hindu di daerah untuk memaknai Galungan lebih dari sekadar perayaan seremonial.
“Galungan bukan hanya ritual semata, tetapi bagaimana esensi ajaran itu diterapkan dalam kehidupan. Kemenangan dharma harus tercermin dalam sikap di rumah, di sekolah, di kantor, maupun di tengah masyarakat,” katanya.
Menurut Wira, pihaknya juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, dan lingkungan. “Kita mungkin tidak selalu bersatu dalam keimanan, tetapi kita bisa bersatu dalam nilai-nilai kemanusiaan,” ujarnya.
Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Provinsi Papua I Komang Alit Wardana mengatakan Hari Raya Galungan merupakan momentum penting bagi umat Hindu untuk memperkuat keyakinan, spiritualitas, serta merefleksikan nilai-nilai kebenaran dalam kehidupan sehari-hari.
“Galungan adalah hari kemenangan dharma melawan adharma, kemenangan kebaikan dan kebenaran atas hal-hal yang tidak baik,” katanya.
Page: 1 2
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…
Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…
Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…