Siriwa menilai bahwa teknologi pompanisasi cocok untuk daerah rentan kekeringan. Untuk itu, pihaknya meminta pemerintah di kabupaten/kota ikut menyiapkan langkah antisipasi ini. “Kami sudah koordinasi dengan PUPR dan BMKG. Konsolidasi antarinstansi ini penting untuk mencegah risiko gagal panen,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Stasiun Klimatologi Papua, Sulaiman mengatakan musim di Provinsi Papua sebagian besar diprediksi mengalami hujan sepanjang tahun, hanya saja ada beberapa daerah yang memasuki musim kemarau namun hanya di sebagian wilayah.
Ia mencontohkan seperti sebagian di Kabupaten Jayapura, sebagian Keerom dan Sarmi. Sedangkan daerah lainnya curah hujan itu tipe hujan monsunal. “Musim kemarau di sejumlah daerah itu sejak Mei, dan diprediksikan akan berlangsung hingga Oktober,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan, koperasi desa memiliki potensi besar dalam memproduksi genteng berbasis inovasi…
Umat Islam di Tanah Air terbiasa melakukan niat puasa Ramadhan setiap malam. Ada pula yang…
Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana menyampaikan bahwa dalam…
”Patroli ini bukan hanya soal menjaga keamanan, tetapi juga soal menciptakan kedekatan antara aparat dan…
Kondisi ini terlihat Vihara Arya Dharma Kota Jayapura pada, Selasa (17/2), ratusan umat Tionghoa merayakan…
Ketua Tim Falakiyah Provinsi Papua Dr. Hendra Aulia menjelaskan bahwa ketinggian hilal pada pengamatan yang…