Categories: METROPOLIS

Fenomena Blue Moon, Warga Pesisir Waspadai Pasang Air Laut

JAYAPURA – Fenomena astronomi langka Blue Moon atau Bulan Biru diprediksi akan kembali terjadi dalam waktu dekat. Fenomena ini merujuk pada kondisi unik di mana terjadi dua kali bulan purnama dalam satu bulan kalender yang sama. Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Jayapura, Heri Purnomo, S.Si menjelaskan bahwa meski menyandang nama Blue Moon, masyarakat diimbau tidak salah paham. Warna satelit alami bumi ini tidak akan berubah menjadi biru, melainkan tetap memancarkan cahaya putih keperakan seperti bulan purnama pada umumnya.

Menurutnya, meski tidak ada perubahan visual pada warna bulan, fenomena ini tetap membawa dampak fisik bagi bumi. Layaknya bulan purnama biasa, Blue Moon memicu tarikan gravitasi yang lebih kuat, yang berpotensi memengaruhi kenaikan pasang air laut.

Secara umum, lanjut Heri, kondisi gelombang di perairan utara Papua, khususnya di wilayah perairan Kota Jayapura, saat ini terpantau masih dalam kategori rendah. Namun, Badan Meteorologi dan Geofisika memprediksi akan terjadi sedikit peningkatan tinggi gelombang pada periode sebelum hingga sesudah fenomena ini berlangsung.

“Secara umum, kondisi gelombang di perairan utara Papua, khususnya pada perairan wilayah Kota Jayapura, sebenarnya masih tergolong rendah,” ujar Heri kepada Cenderawasih Pos, Senin (18/5).

Meski demikian, Heri menambahkan bahwa dinamika sifat laut akan sedikit mengalami perubahan seiring dengan hadirnya fenomena astronomi ini. Ketinggian gelombang akan sedikit meningkat pada saat sebelum hingga sesudah fenomena Blue Moon ini terjadi.

Merespons potensi tersebut, pihaknya menghimbau khusus bagi warga Kota Jayapura, terutama yang bermukim di kawasan pesisir pantai, khususnya di daerah dengan topografi pantai yang landai serta minim infrastruktur pemecah ombak (breakwater), diharapkan tetap waspada terhadap potensi kenaikan pasang air laut yang bisa terjadi secara tiba-tiba.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Bupati Keerom Tegaskan Tidak Boleh Ada Sekolah Kekurangan Guru

Bupati Keerom, Piter Gusbager dengan tegas memastikan tidak ada lagi sekolah di Kabupaten Keerom yang…

58 minutes ago

Produksi Petani Lokal Berkurang Turut Pengaruhi Inflasi Daerah

Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan koordinasi dan sinergi antara lembaga ini, diperlukan untuk…

2 hours ago

Curi Kabel Stadion Lukas Enembe, Dua Terduga Pelaku Diamankan Polisi

Tim Opsnal Polsek Sentani Timur berhasil mengungkap kasus pencurian kabel tembaga jaringan listrik di Stadion…

3 hours ago

Pemprov Papsel Siapkan Stimulan Rp 250 Ribu per Bulan untuk Bayi dari Keluarga Kurang Mampu

Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  Provinsi Papua Selatan…

4 hours ago

Warga Diimbau Waspadai Dehidrasi dan Gangguan Pernapasan

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta Herlina Rahagiar  mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap…

5 hours ago

DPRK Yalimo Soroti Kemunduran Kinerja Pemkab, Desak Transparansi Anggaran

Mewakili puluhan anggota dewan tersebut,​Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Yalimo, Simon Walilo, menegaskan bahwa dari…

6 hours ago