Categories: METROPOLIS

Bawaslu Cium Indikasi Money Politik

Komisioner Bawaslu Kota Jayapura, Frans Zakaria Rumsawir. (DOK/Cepos)

JAYAPURA –  Badan Pengawas Pemilu (BawasLu) Kota Jayapura menemukan sejumlah pelanggaran selama pelaksanaan Pileg dan Pilpres di Kota Jayapura. Komisioner Bawaslu Kota Jayapura, Frans Zakaria Rumsawir, mengatakan, pada hari pertama pihaknya menemukan adanya pemakaian surat suara (C6) oleh orang lain untuk mencoblos.

“ Kita mendapat laporan dari Panwas distrik terkait temuan penggunaan surat suara (C6) oleh orang lain yang berada di beberapa TPS, sehingga ini yang akan kita tindaklanjuti,” kata Frans Z Rumsawir kepada Cenderawasih Pos di Kota Jayapura, Rabu (17/4) sore.

 Lanjut Frans, sejauh ini pihaknya telah menemukan 3 orang di Distrik Heram, dan Jayapura utara ada 6 orang. Dari sejumlah yang terkait tersebut kita sudah dapat dan kita akan telusuri karena ini berkaitan dengan money politik, dan langkah selanjuti kita masih telusuri lebih lanjut,” ujarnya.

 Dimana sejumlah pelanggaran pada pelaksanaan pemilu tahun 2019 di Kota Jayapura terjadi di berbagai tempat atau wilayah dengan berbagai jenis seperti beberapa kasus yang ditemukan oleh Bawaslu Kota Jayapura bebebrapa hari lalu.

 Salah satunya seperti yang dikatakan Komisioner Bawaslu Kota Jayapura, Hardin Halidin mengungkapkan bahwa Bawaslu Kota Jayapura dalam melakukan pemantauan atau pengawasan tehadap dua distrik yang melakukan pemilihan susulan berhasil menggagalkan aksi mobilisasi massa ke sejumlah TPS. 

“Dalam pemungutan suara susulan di dua distrik ini, kami berhasil menggagalkan sedikitnya 6 orang yang datang ke TPS 78 dan TPS 34 kelurahan Hamadi untuk mencoblos ulang. Artinya ada pihak-pihak yang memanfaatkan moment Pemilu susulan ini melakukan mobilisasi massa,” ujar Hardin.

 Dimana diari hasil temuan tersebut Bawaslu kemudian melakukan penggeledahan terhadap 6 orang tersangka tersebut, namun pihaknya belum menemukan adanya indikasi atau bukti yang mengarah kepada Money politik seperti uang dari keenam orang yang berhasil diamankan tersebut.“ Memang kami belum menemukan adanya uang pada mereka, namun mobilisasi massa biasanya dekat dengan politik uang, nah ini yang sementara kita tindaklanjuti,” jelasnya.(kim/wen).

newsportal

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

13 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

14 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

15 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

16 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

17 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

18 hours ago