

Tim pemadam kebakaran Kota Jayapura ketika melakukan pemadaman satu unit bangunan milik di Taman Kali Anafre Kota Jayapura, Ahad (19/3). Bangunan yang terbakar merupakan milik pemerintah kota yang sudah lama terbiar kosong. (Kabid Damkar For Cepos)
JAYAPURA – Kasus bangunan terbakar kembali marak. Setelah pada 10 Maret sebuah kos-kosan di Pasar Yotefa terbakar, kini sebuah bangunan milik pemerintah di Taman Kali Anafre terbakar. Bangunan dengan atap berbentuk kerucut ini ludes dari bawah hingga ujung atapnya. Untungnya dari kebakaran di lokasi yang biasa ditempati anak jantung kota tersebut tidak ada korban jiwa.
Meski demikian dugaan sementara bangunan yang berbentuk rumah adat kariwari itu sengaja dibakar. Kabid Damkar Kota Jayapura Feronita S Kirana yang dihubungi pasca kejadian menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran sekira pukul 21.11 WIT dan tak lama armada damkar dari pos mako tiba di lokasi kebakaran. Ini disusul komandan regu dan anggota dari Pos Distrik Japsel, selanjutnya dilakukan pemadaman.
Kata Feronita Kirana, bangunan yang terbakar adalah bangunan dengan atap kerucut yang biasa ditempati anak – anak jantung kota. “Lokasinya di belakang Bank Mandiri atau bekas Pasar Ampera dulu dan bangunan ini memang milik pemerintah kota,” jelas Feronita usai pemadaman tadi malam. Ia juga mendengar jika bangunan ini sengaja dibaka oleh anak-anak tuna wisma namun untuk kepastiannya kata Feronita pihak kepolisianlah yang bisa menjawab setelah dilakukan penyelidikkan.
Bangunan ini sendiri sudah lama terbengkalai dan hanya bebrupa bangunan kosong. Hanya bangunan ini biasa digunakan untuk tempat tinggal anak – anak jantung kota. “Untuk kebakaran kali ini tidak terlalu sulit karena mudah diakses dan posisinya berjauhan dengan bangunan lain jadi tidak sampai 1 jam api sudah bisa dikendalikan,” bebernya.
Hingga pukul 21.40 WIT api selanjutnya bisa dikendalikan total dan pukul 21.50 WIT anggota Damkar ditarik mundur. “Armada yang diturunkan 1 unit water cannon dan 1 unit mobil water suplay, dan dibantu 1 unit water canon milik Polresta Jayapura,” imbuhnya. Hanya hingga berita ini ditulis belum ada penjelasan dari pihak kepolisian terkait penyebab dan kronologis kebakaran. (ade)
Polsek Kurulu saat ini mulai melakukan pendalaman terhadap dugaan kasus pembunuhan yang berujung pada penganiayaan…
Owen berharap siapapun yang terpilih nantinya bisa meningkatkan prestasi sepakbola Papua. Saat ini, Komite Pemilihan…
Manajemen Persipura Jayapura dipastikan tidak menjual tiket sesuai kapasitas maksimal Stadion Lukas Enembe pada laga…
Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pendukung…
Menurut keterangan resminya diterima media ini, Senin (4/5/2016) sore, Direktur Akademi PFA, Coach Wolfgang Pikal,…
Insiden ini terjadi saat korban dalam perjalanan pulang menuju kediamannya di tengah guyuran hujan deras.…