Kemudian, untuk saat ini apakah kehadiran Jembatan Merah itu, terjadi perubahan arus yang signifikan dan memberikan dampak yang lebih besar terutama mempercepat proses pengikisan daratan. Karena itu perlu dilakukan kajian dan penelitian yang mendalam tentang sifat airnya.
“Kalau kita lihat dari dampak positifnya kehadiran jembatan itu memang memberikan kelancaran dalam aksesibilitas dan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di kawasan itu,”ungkapnya.
Namun demikian tentunya ada dampak negatifnya seperti adanya abrasi kemudian masalah sampah dan sedimentasi tentunya. Termasuk berkurangnya hutan mangrove, yang paling ekstremnya berdampak pada degradasinya kebiasaan masyarakat lokal, dalam kaitan mencari makanan di sekitar wilayah itu, mulai dari kerang laut kepiting dan lain sebagainya. Hal itu disebabkan karena masalah sampah.
“Terutama di hutan perempuan milik masyarakat Enggros, karena ada pada waktu-waktu tertentu mereka akan datang ke hutan perempuan untuk mencari Bia,”tambahnya.(roy/tri).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan menyukseskan berbagai program prioritas yang dicanangkan…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menargetkan 1.000 mahasiswa menerima bantuan pendidikan melalui program Mahasiswa Cerdas (Mace)…
Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni Y. Betaubun, menegaskan bahwa selama lebih dari satu tahun…
Propam Polresta Jayapura Kota, Papua, dalam menyambut Hari Bhayangkara Ke-80 menggelar kegiatan penegakan ketertiban dan…
Kegiatan strategis ini dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Papua, serta para pemangku kepentingan…
Menurutnya, pengurus yang bergabung dalam organisasi olahraga harus memiliki tujuan yang sama, yakni membangun prestasi…