Kemudian, untuk saat ini apakah kehadiran Jembatan Merah itu, terjadi perubahan arus yang signifikan dan memberikan dampak yang lebih besar terutama mempercepat proses pengikisan daratan. Karena itu perlu dilakukan kajian dan penelitian yang mendalam tentang sifat airnya.
“Kalau kita lihat dari dampak positifnya kehadiran jembatan itu memang memberikan kelancaran dalam aksesibilitas dan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di kawasan itu,”ungkapnya.
Namun demikian tentunya ada dampak negatifnya seperti adanya abrasi kemudian masalah sampah dan sedimentasi tentunya. Termasuk berkurangnya hutan mangrove, yang paling ekstremnya berdampak pada degradasinya kebiasaan masyarakat lokal, dalam kaitan mencari makanan di sekitar wilayah itu, mulai dari kerang laut kepiting dan lain sebagainya. Hal itu disebabkan karena masalah sampah.
“Terutama di hutan perempuan milik masyarakat Enggros, karena ada pada waktu-waktu tertentu mereka akan datang ke hutan perempuan untuk mencari Bia,”tambahnya.(roy/tri).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Danrem 172/ PWY Brigjen TNI. Robby Suryadi untuk upaya pengejaran tentunya ada upaya yang dilakukan…
Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan sejak beberapa hari terakhir, keberadaan kabut asap tebal akibat…
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Merauke Rudi, mengatakan, kedua survivor ditemukan setelah Tim…
Departemen Keadilan dan Perdamaian (DKP) Sinode Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua menyatakan dukungan…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, sejumlah ruas jalan saat ini tengah dikerjakan untuk membuka…
Penegasan tersebut disampaikan Kepala BTNW Acha Anis Sokoy untuk meluruskan persepsi masyarakat mengenai lokasi sejumlah…