Kemudian, untuk saat ini apakah kehadiran Jembatan Merah itu, terjadi perubahan arus yang signifikan dan memberikan dampak yang lebih besar terutama mempercepat proses pengikisan daratan. Karena itu perlu dilakukan kajian dan penelitian yang mendalam tentang sifat airnya.
“Kalau kita lihat dari dampak positifnya kehadiran jembatan itu memang memberikan kelancaran dalam aksesibilitas dan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di kawasan itu,”ungkapnya.
Namun demikian tentunya ada dampak negatifnya seperti adanya abrasi kemudian masalah sampah dan sedimentasi tentunya. Termasuk berkurangnya hutan mangrove, yang paling ekstremnya berdampak pada degradasinya kebiasaan masyarakat lokal, dalam kaitan mencari makanan di sekitar wilayah itu, mulai dari kerang laut kepiting dan lain sebagainya. Hal itu disebabkan karena masalah sampah.
“Terutama di hutan perempuan milik masyarakat Enggros, karena ada pada waktu-waktu tertentu mereka akan datang ke hutan perempuan untuk mencari Bia,”tambahnya.(roy/tri).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Tim Sapu Bersih Penyalahgunaan Migas Provinsi Papua menemukan sejumlah indikasi penyalahgunaan dalam penyaluran BBM bersubsidi…
Persipura bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Mutiara Hitam sebelumnya menjadi salah satu kandidat…
Pembatasan tersebut sejalan dengan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 19 Tahun 2026…
Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Dinas Kominfo Provinsi Papua, Thomas Sibi, menjelaskan bahwa…
Audiensi tersebut membahas sejumlah persoalan pertanahan yang terjadi di Papua, termasuk perkembangan penanganan…
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Keerom, Linus Pasarang, yang membuka kegiatan menegaskan pentingnya penguatan…