

Yorgen Ayomi dan anaknya saat ditemui Cenderawasih Pos disalah satu gedung bertingkat di Kali Hanyaan Entrop, Kota Jayapura Papua, Kamis (17/7). (foto:Karel/Cepos)
JAYAPURA-Kisah pilu datang dari seorang warga Jayapura, Yorgen Ayomi, yang sudah lima tahun terakhir tinggal di sebuah bangunan kosong tak layak huni di kawasan Kali Hanyaan, Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua.
Ia menempati bangunan kumuh itu bersama tujuh anaknya, termasuk dua cucu, tanpa listrik, tanpa jamban, dan dengan kondisi yang sangat memprihatinkan. Yorgen terpaksa menempati bangunan bekas milik Toko Matahari tersebut sejak rumahnya terendam banjir besar pada tahun 2019.
Bencana itu datang ketika ia dan keluarganya tengah bekerja di daratan mengais botol plastik di tempat sampah, menjaga parkir di toko-toko demi menyambung hidup.
“Pada saat banjir kami semua kerja di darat, saya pungut botol, anak-anak jaga parkir. Ternyata rumah kami sudah terendam air. Semua isi rumah habis, tinggal baju di badan,” tutur Yorgen kepada Cenderawasih Pos, Kamis (17/7).
Tidak punya tempat tujuan lain, ia kemudian membawa seluruh anggota keluarganya menumpang di bangunan kosong di belakang Kali Hanyaan. Tempat itu sebenarnya bukan miliknya, bahkan dihuni tanpa seizin pemilik. Namun, hanya itu satu-satunya pilihan yang tersedia.
Kondisi tempat tinggal mereka sangat jauh dari layak. Bangunan tidak memiliki dinding permanen, dipenuhi sampah, dan tidak memiliki fasilitas dasar seperti jamban dan aliran listrik.
Untuk tidur, mereka hanya beralaskan kasur lusuh. Saat malam tiba, mereka bergelap-gelapan tanpa penerangan. “Sudah tidak ada lagi tempat yang bisa kami tinggali, jadi terpaksa bawa anak-anak tinggal di sini,” katanya lirih.
Page: 1 2
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…