

Kawasan yang akan dijadikan sebagai lokasi baru bagi para PKL yang berjuaKawasan yang akan dijadikan sebagai lokasi baru bagi para PKL yang berjualan di Expo Waena, Jumat (21/2). (foto:Mboik/Cepos)lan di Expo Waena, Jumat (21/2). (foto:Mboik/Cepos)
JAYAPURA-Pemerintah Distrik Heram, sebelumnya berencana akan melakukan penertiban terhadap aktifitas pedagang Kaki lima (PKL) yang saat ini menggunakan pinggir jalan untuk berjualan sayuran, buah dan ikan. Rencana awalnya, penertiban itu akan dilakukan pada Maret 2025. Namun hingga kini, belum juga dilakukan.
Kepala Distrik Heram, Luis Mebri mengatakan, penertiban terhadap para PKL ini pasti dilakukan. Namun pihaknya masih mencari lokasi baru yang bisa dimanfaatkan bagi para PKL tersebut.
“Kita sedang siapkan tempat yang baru untuk ditempati para pedagang, baru kita pindahkan,”ujar Luis Mebri, Senin (17/3).
Selain itu, pihaknya juga sedang membangun komunikasi dengan Pemkot Jayapura, sehingga untuk tindak lanjut mengenai pemindahan aktifitas PKL itu sedang menunggu arahan Walikota Jayapura.
“Kami sedang bangun komunikasi dengan Pemkot Jayapura, jadi kita menunggu arahan pemkot,”ujarnya.
Awalnya, Mebri mengungkapkan akan melakukan penertiban terhadap aktifitas PKL di Expo Waena, hanya saja hingga saat ini belum dilakukan. Penertiban itu dilakukan semata-mata untuk menata kembali kawasan distrik Heram itu.
Dia mengakui, penanganan terhadap PKL itu harus hati hati supaya tidak menimbulkan masalah baru. Di satu sisi kata dia, di Heram memang belum ada pasar tradisional yang bisa menampung para PKL itu. Sehingga bagian ini juga menjadi kendala bagi pemerintah distrik Heram.(roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…