Categories: METROPOLIS

Seluruh Puskesmas di Jayapura Siap Layani Pasien HIV_AIDS

JAYAPURA – Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura dr. Nyoman Sri Antari mengatakan seluruh puskesmas yang ada di Kota Jayapura dapat melayani pasien HIV/AIDS khususnya pengambilan obat anti retra virus (ARV).

   “Di Kota Jayapura terdapat 14 puskesmas yang tersebar di lima distrik sehingga memudahkan bagi warga yang mengidap HIV/AIDS mendapatkan pengobatan,” kata Sri Antari, di Jayapura, Senin.

   Menurut dia, pengidap virus yang menyerang daya tahan tubuh itu diwajibkan meminum obat setiap hari seumur hidupnya sehingga dengan keberadaan puskesmas di dekat tempat tinggalnya dapat memudahkan mereka mendapatkan pengobatan.

   “Saat ini jumlah pengidap HIV/AIDS di Kota Jayapura tercatat 8.864 orang dan dari jumlah tersebut tercatat 5.242 orang dinyatakan AIDS dan 3.622 orang HIV serta 377 orang di antaranya meninggal akibat virus tersebut,” katanya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Tiga Hari Lagi, Persipura Launching di Enam Kota

Ada yang berbeda dari launching Persipura kali ini. Untuk pertama kalinya, rangkaian launching akan digelar…

4 hours ago

Sensus Ekonomi Papua Terkendala Sinyal dan Keraguan Warga

   Plt. Kepala BPS Papua, Akhmad Jaelani, mengatakan karakteristik wilayah Papua membuat proses pendataan membutuhkan…

9 hours ago

Pemkot dan Bulog Salurkan 1.122 Ton Beras untuk 37.401 Penerima

Penyaluran bantuan pangan ini menyasar 37.401 penerima bantuan pangan yang tersebar di 25 kelurahan dan…

10 hours ago

PAN Papua Panaskan Mesin Politik

Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Papua bersama seluruh DPD PAN tingkat kabupaten/kota…

13 hours ago

Terima SK, Ratusan ASN Diminta Bekerja Baik Melayani Masyarakat

   Status baru sebagai ASN membawa tanggung jawab yang lebih besar untuk mengabdi kepada negara…

15 hours ago

Papua Dibayang-bayangi El Nino Hingga Tahun 2027

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura menerbitkan peringatan dini terkait ancaman kekeringan…

16 hours ago