Oleh karena itu, kata dia, warga yang sudah terinfeksi HIV/AIDS diharapkan menjalani pengobatan secara rutin agar memiliki daya tahan tubuh dan dapat beraktivitas dengan normal.
“Masyarakat juga tidak perlu merasa takut bila bersosialisasi dengan pengidap HIV/AIDS karena virus tersebut hanya menular melalui hubungan seks, transfusi darah atau penggunaan jarum suntik dari pengidap serta ibu ke anak,” ujarnya.
Ia menambahkan, merebaknya kasus HIV/AIDS itu akibat perilaku seksual yang sering berganti-ganti pasangan atau penggunaan jarum suntik bergantian yang biasa dilakukan para pengguna narkoba.
“Dukungan keluarga dan masyarakat sangat dibutuhkan agar mereka mau mengkonsumsi obat ARV dengan rutin apalagi saat ini yang diminum hanya satu pil saja,” kata Nyoman Sri Antari. (antara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dalam konferensi pers yang digelar pada, Sabtu (16/5) di Wamena, para mahasiswa menilai konflik tersebut…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, kembali mengingatkan seluruh satuan pendidikan di wilayahnya untuk menerapkan prinsip…
Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri menegaskan komitmennya mempercepat pembukaan akses wilayah terpencil di Papua, khususnya…
LL ditangkap karena diduga memiliki narkotika jenis ganja. Penangkapan tersebut bermula dari laporan masyarakat terkait…
Mereka datang bukan untuk konser musik atau pertandingan sepak bola. Mereka datang untuk menonton film…
Fenomena ini dipicu oleh menyusutnya jumlah generasi muda yang menggunakan bahasa ibu dalam kehidupan sehari-hari.Berdasarkan…