Categories: METROPOLIS

Pengamanan Wilayah Perairan Diperketat

JAYAPURA – Tingkatkan pengamanan dan pengawasan di wilayah perairan laut Papua,  Lantamal X Jayapura akan kembali menambahkan dua kapal. Hal ini merupakan rencana strategis dari Danlantamal X Jayapura dalam mengembangkan alutsistanya untuk mengantisipasi berbagai ancaman di laut.

   Danlantamal X Jayapura, Brigjen TNI (Mar) Ludi Prasetyono menyebut dua Armada Laut tersebut antara lain kapal KRI Brawijaya dan KRI Prabu Siliwangi dan beberapa komponen pendukung lainnya. Namun dirinya tidak menjelaskan dengan rinci terkait dengan model kedua kapal tersebut.

   “Langkah strategis tentunya ada. Bahwa akan ada penambahan kapal untuk meningkatkan pengamanan yakni KRI Brawijaya dan KRI Prabu Siliwangi akan sebentar lagi ada, kita tunggu saja,” kata Ludi kepada Cenderawasih Pos, pasca menggelar lomba Open Finswimming Pangkoarmada III Cup tahun 2024, pada Sabtu (14/12).

   Ludy mengatakan, penambahan dua Armada tersebut sejalan dengan konsentrasi Presiden Prabowo Subianto untuk perkembangan alutsista TNI (AD, AL dan AU). Karena itu  dengan ditambahkannya dua unit kapal tersebut dapat menjamin keamanan di wilayah laut Papua dari segala ganguan serta rmtindakan pelangaran hukum seperti penyelundupan barang terlarang lainnya.

  Terkait dengan itu Danlantamal X Jayapura turut memberikan apresiasi kepada anggotanya atas prestasi yang di capai karena terbukti telah beberapa kali menggagalkan penyelundupan narkotika di perairan Jayapura dan sekitarnya.

  “Terbukti itu sudah ada hasilnya, beberapa kasus penyelundupan narkoba yang kita gagalkan seperti ganja, pinang dan sebagainya,” ungkap Ludy.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Demo Tolak MBG Serentak Disinyalir Terorganisir

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…

56 minutes ago

Kericuhan di Pelabuhan, KM Gunung Dempo Pilih Tunda Berlabuh

Saat kapal dalam perjalanan menuju  Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…

2 hours ago

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

14 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

22 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

23 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

1 day ago