

Pj Walikota Jayapura Christian Sohilait, bersama-sama dengan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah Kota Jayapura, berfoto bersama di sela-sela kegiatan monitoring meja, Senin (16/12). (foto:Mboik/Cepos)
JAYAPURA– Pemkot Jayapura telah melakukan monitoring meja triwulan 4, terkait program pembangunan di Pemkot Jayapura pada tahun 2024 ini. Monitoring dan evaluasi ini juga merupakan yang terakhir dilakukan di tahun ini.
Dari hasil monitoring meja itu ditemukan masih ada beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkot Jayapura, yang masih memiliki anggaran miliaran rupiah di rekening kas daerah. Misalnya Dinas Pendidikan masih menyisakan dana di keuangan sebesar Rp 143 miliar.
Menurut Sohilait, kebanyakan dana itu bersumber dari anggaran DAK penugasan dimana yang paling besar itu ada di bidang SMP. “Yang kedua itu ada di Dinas Kesehatan masih ada di kas sebesar Rp 63 miliar. Saya lihat yang paling besar itu di penguatan sistem kesehatan, nilainya 8 miliar di situ,” katanya.
Kemudian di Dinas PU masih ada Rp 31 miliar. Meskipun progres penyerapan fisik Dinas PU PR kota Jayapura itu dilaporkan sudah sudah mencapai 100 persen. Kemudian di Badan Pengelola Keuangan Daerah juga masih ada sisa anggaran senilai Rp 21 miliar. Ini merupakan anggaran dana kampung yang mungkin belum disalurkan.
Sementara itu, di Sekretariat Daerah masih ada sisa anggaran Rp 17 miliar. Kemudian di DPRD Kota Jayapura, masih tersisa Rp 11 miliar. Lalu Badan Pendapatan Daerah hampir Rp 7 miliar. Kemudian di Dinas Lingkungan Hidup juga masih ada tersisa Rp 6 miliar.
“Yang lain ini tersisa satu-satu miliar kemudian ada yang masih tersisa Rp 300 juta.Yang paling kecil itu ada di Dinas Kominfo itu sisa Rp 300 juta,” ujarnya.
Page: 1 2
Sebanyak 13 anak buah kapal ditemukan di laut dan selamatkan oleh kapal nelayan yang melintas…
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Lusia Leftumun mengungkapkan, pemalangan ini merupakan yang kedua kalinya. Di tahun 2025 saat sekolah mau…
Ketua Dewan Adat Wilayah Hubula Enggelbert Sorabut menyebutkan jika wilayah Adat Daerah Hubula atau Hubulama…
Massa yang terdiri dari ibu-ibu, bapak-bapak, hingga pemuda tersebut datang menuntut keadilan. Beberapa menuntut kejelasan…
Plt Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jayawijaya Imanuel Herman Medlama.S.STP menyatakan untuk mendukung Jayawijaya sebagai Smart…