Karena itu, dia juga meminta seluruh kepala lurah dan kampung untuk mengumpulkan RT RW nya mengenai hal tersebut supaya perlu ditindaklanjuti. Ini penting supaya data wajib pilih di Kota Jayapura itu benar-benar valid sehingga tidak disalahgunakan boleh pihak-pihak lain yang ingin mencari keuntungan.
Dia juga meminta masyarakat yang sudah memiliki hak pilih supaya ikut bergabung dalam pemilihan kepala daerah pada 27 November mendatang. Memilih pemimpin kata dia harus sesuai dengan hati nurani bukan karena paksaan dari orang lain. Karena suara masyarakat akan menentukan berjalannya pembangunan lima tahun ke depan.
“Saya juga mengajak semua warga yang sudah masuk dalam daftar pemilih tetap supaya menggunakan hak pilihnya pada tanggal 27 November sesuai dengan pilihan hati nurani,”imbuhnya. (roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Partisipasi pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) dalam Festival Sagu yang diselenggarakan oleh Kementerian…
Cuaca ekstrem di dataran Kabupaten Mimika, Papua Tengah memicu tanah longsor yang memutus akses vital…
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen, menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan situasi keamanan…
Kertua Komisi II DPR Provinsi Papua Selatan Yulians Charles Gomar memberikan tanggapan terkait dengan persoalan…
Nah, di grup barat saat ini Garudayaksa memimpin klasemen dengan 49 poin, sementara Adhyaksa menguntit…
Larangan membawa HP ke sekolah tersebut, lanjut dia, karena anak-anak tidak akan fokus belajar terlebih…