Categories: METROPOLIS

Gelar Monitoring Meja, Pastikan Penyerapan Fisik dan Keuangan

Pj Wali Kota Jayapura: Hal ini Kita Lakukan Supaya Jika Ada Kekurangan Bisa Cepat Kita Atasi

JAYAPURA– Pemerintah Kota Jayapura menggelar monitoring meja tahap III di Kantor Walikota Jayapura, Selasa (16/7) kemarin.

Kegiatan itu diikuti oleh sejumlah pimpinan OPD, kepala Puskesmas, kepala distrik hingga lurah.

Pj. Wali Kota Jayapura, L. Christian Sohilait mengatakan, monitoring yang dilakukan itu bertujuan untuk mengetahui penyerapan fisik dan keuangan di setiap organisasi perangkat daerah di pemerintahan Kota Jayapura hingga dipertengahan tahun ini.

Di mana monitoring meja itu dilaksanakan selama 4 kali dalam satu tahun dan saat ini merupakan monitoring meja yang ketiga

“Monitoring itu ada empat tahap, dalam sistem pemerintahan monitoring itu merupakan hal yang biasa. Monitoring itu dilakukan untuk mengecek penyerapan fisik dan keuangan. Kenapa kita perlu monitoring,  kalau ada kekurangan, kesalahan, masalah, kita bisa cepat mengatasi,”kata Christian Sohilait, Selasa (16/7) kemarin.

Dari hasil monitoring yang baru saja dilakukan pihaknya itu ditemukan ada  OPD yang penyerapannya 0%. Hal itu disebabkan karena berbagai kendala yang dihadapi oleh OPD yang bersangkutan. Misalnya  yang terjadi di Badan Kesbangpol Kota Jayapura yang mana penyerapannya masih 0% hingga Juli ini.

Ternyata hal ini disebabkan karena data laporan dari OPD tersebut yang belum disampaikan ke BPKAD Kota Jayapura untuk diinput dalam laporan keuangan daerah. Meskipun secara real, sebagian besar kegiatan dan keuangan sudah terserap. Begitu juga dengan Kelurahan Imbi, juga masih 0% untuk penyerapan anggaran 2024.

“Seperti tadi, kita mengetahui ternyata ada masalah yang terjadi, pertama kenapa  DAK ini lambat masuk, karena itu kita dorong OPD percepat supaya dana itu masuk, kalau tidak dana itu hilang. Saya kasih contoh tadi di Kelurahan Imbi, suami meninggal sejak tujuh bulan yang lalu sampai sekarang, dana tidak proses, kegiatan tidak jalan,”bebernya.

Lanjut dia selesai monitoring meja ini pihaknya juga akan melakukan kegiatan monitoring lapangan untuk memastikan apakah laporan yang disampaikan itu sudah sesuai dengan fakta di lapangan terutama antara penyerapan keuangan dan fisik.

“Saat ini baru monitoring meja, nanti setelah ini monitoring lapangan untuk mengecek kebenaran yang ada di lapangan,” tambahnya. (roy/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Serpihan Bom Akhirnya Ditemukan

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menyampaikan bahwa perkembangan penanganan kasus menunjukkan hasil…

16 hours ago

Dua Prajurit TNI Disebut Tewas Dalam Kontak Tembak

Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, mengatakan operasi tersebut dipimpin Komandan Kowip I Rutis, Barnabas Muk.…

17 hours ago

Pemerintah Diingatkan Segera Menyiapkan Langkah Antisipatif

Pengamat ekonomi sekaligus Dosen Pascasarjana Magister Manajemen STIE Port Numbay Jayapura, John Agustinus, mengatakan dampak…

18 hours ago

Jawab Isu “Pesta Babi”, Mentan Amran Sebut Pesta Pangan

“Kenapa yang dibahas hanya pesta babi di Merauke? Kenapa tidak melihat Sumatera Selatan yang kami…

19 hours ago

Tak Heran Pelaksanaan MBG Carut Marut

Kasus ini dinilai harus menjadi momentum krusial untuk membenahi tata kelola program strategis nasional tersebut…

22 hours ago

Mengapa Biak Banyak Ditemukan Amunisi Bekas Perang Dunia

Selain sisa logistik yang tertimbun di dalam tanah maupun gua, sisa amunisi juga banyak yang…

1 day ago