Selain itu, menjelang Idul Adha, pemeriksaan ini semakin diintensifkan. Karantina Papua bekerja sama dengan instansi terkait untuk memantau titik-titik pemasukan guna memastikan tidak ada “jalur tikus” yang digunakan untuk memasukkan ternak tanpa sertifikat kesehatan yang sah.
Balai Karantina Papua menghimbau kepada seluruh pelaku usaha peternakan agar selalu patuh pada aturan karantina. Kesadaran untuk melaporkan setiap pemasukan hewan sangat penting guna menjaga status kesehatan hewan di Tanah Papua yang saat ini masih terjaga dengan baik dari berbagai penyakit strategis.
Dengan pengawasan yang fokus dan terukur terhadap Brucellosis, Karantina Papua optimis dapat terus menjadi garda terdepan dalam melindungi sumber daya alam hayati hewani di wilayah paling timur Indonesia ini. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Kejadian berlangsung di Cafe, Resto, Bar and Live Music Panhead, Palembang, sekitar pukul 02.40 WIB.…
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara serentak di…
Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang mengatakan pembangunan koperasi tidak hanya difokuskan pada…
Penertiban dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menekan dampak negatif dari peredaran…
apolres Jayapura, Dionisius V.D.P. Helan mengatakan panen raya jagung tersebut merupakan bentuk sinergitas antara Polri…
Pemain senior Persipura Jayapura, Yustinus Pae, mulai memberikan sinyal untuk mengakhiri karier profesionalnya sebagai pesepak…