Categories: METROPOLIS

Pemilik Hak Ulayat Dukung Penertiban Pasar Entrop

Wali Kota Pastikan Penertiban Bisa Berjalan Maksimal

JAYAPURA-Dukungan terhadap langkah penertiban Pasar Entrop di Kota Jayapura terus mengalir. Kali ini datang dari pihak adat selaku pemilik hak ulayat di kawasan tersebut, yang menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah kota dalam menata kembali pasar.

Kepala suku pemilik ulayat, Timo Dawir, menyampaikan apresiasi atas langkah tegas yang diambil Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, dalam melakukan penertiban di Pasar Entrop.

“Kami sangat mendukung karena kondisi pasar ini sudah tidak tertata,” ujar Timo usai pertemuan bersama wali kota dan warga di kawasan Pasar Entrop, Rabu (15/4).

Menurutnya, penataan kembali pasar sangat penting agar fungsi utama sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan dengan baik. Ia menilai selama ini kondisi pasar sudah jauh dari tujuan awal pembangunan, sehingga perlu langkah pembenahan secara menyeluruh.

Terkait penyelesaian hak-hak adat, Timo mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Jayapura, khususnya Wali Kota, telah berkomitmen untuk menuntaskan persoalan tersebut secara baik dan terbuka. “Untuk hak-hak adat, kami percaya akan diselesaikan oleh pemerintah kota,” katanya.

Pihak adat juga berharap agar lahan yang saat ini digunakan sebagai Pasar Entrop dapat kembali difungsikan sesuai dengan rencana awal pembangunan, yakni sebagai tempat berdagang yang tertata dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat.

Sementara itu, Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menyampaikan apresiasi atas dukungan dari pihak adat yang dinilai sangat penting dalam menyukseskan penataan pasar tersebut.

“Kami berterima kasih atas dukungan dari pemilik hak ulayat. Terkait hak-hak adat, nanti akan ada pertemuan khusus yang kami jadwalkan,” ujarnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

16 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

17 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

18 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

19 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

20 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

21 hours ago