

Dr Frans Pekey, M.Si. ( FOTO: Priyadi/Cepos)
JAYAPURA-Pemerintah Kota Jayapura melalui Sekda Kota Jayapura Dr Frans Pekey, M.Si.,mengungkapkan, untuk data honorer Pemkot Jayapura yang akan dikirim ke BKD Provinsi Papua, kemungkinan paling cepat diserahkan minggu ini atau paling lambat pekan depan sebelum waktu batas akhir penyerahan.
Karena sata ini BKPP Kota Jayapura masih melakukan validasi finalisasi data honorer yang jumlahnya diperkirakan sekira 3000 orang pegawai honorer. “Data pegawai honorer angka pastinya memang belum ada tapi kisaran ada 3.000 orang dan saat ini BKPP masih melakukan validasi dan finalisasi sedangkan kendala tidak ada,’’katanya Senin (16/11) kemarin.
Diakui, validasi dan finalisasi data juga harus dicek di lapangan untuk mendapatkan data yang akurat. Ini juga dilakukan Sekda Kota Jayapura supaya real data yang ada nama pegawai honorer, tempat tinggalnya dan ber KTP Kota Jayapura tidak.
Ditambahkan, jika data honorer Pemkot sudah diserahkan ke BKD Provinsi Papua, maka sudah tidak ada lagi susulan lagi data yang diberikan, sehingga minta OPD dilingkungan Pemkot harus dan BKPP harus benar-benar bisa melakukan validasi dengan baik dan benar.
“Saya tegaskan juga jika data honorer sudah diberikan ke BKD Provinsi Papua OPD dilingkungan Pemkot sudah tidak menerima lagi pegawai honorer karena harus memperhitungkan anggaran pemerintah juga dan jika masih tetap dilakukan penerimaan pegawai honorer nanti yang akan bertanggung jawab adalah OPD tersebut,”tandasnya.(dil/wen)
Di tengah usia yang semakin senja, pertemuan itu berlangsung sederhana. Para veteran saling menyapa,…
Menurut Axel, berdasarkan informasi yang diperoleh dalam kegiatan Rakernis bersama Densus 88 AT Polri, terdapat…
Setelah hampir empat bulan terhenti akibat pemalangan sekolah, aktivitas belajar mengajar di SD Inpres Kampung…
Ketua Fraksi Kelompok Khusus (Poksus) DPR Papua, Willem Zaman Bonai, menegaskan bahwa masyarakat adat…
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Resnarkoba Polresta Jayapura…
Sebelas SPPG yang disuspend karena persoalan IPAL berada di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten…