

Wakil Wali Kota, Rustan Saru (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA — Pemerintah Kota Jayapura berencana memberlakukan jam malam khusus bagi pelajar sebagai langkah pencegahan terhadap keterlibatan anak sekolah dalam aktivitas yang berpotensi mengarah pada tindakan kriminal dan pelanggaran sosial.
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru menyampaikan bahwa wacana ini muncul karena masih banyak pelajar yang berkeliaran di malam hari, bahkan hingga dini hari.
“Faktanya, hingga jam 1 sampai jam 2 malam, masih ada pelajar yang berkeluyuran. Ini tentu memprihatinkan. Kita ingin menertibkan jam malam bagi pelajar, karena tugas mereka adalah belajar, bukan keluyuran,” ujar Rustan Saru saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos di Kampung Holtekamp, Rabu (15/10).
Menurut Rustan, langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Jayapura dalam menciptakan lingkungan kota yang aman, tertib, dan kondusif, terutama bagi generasi muda.
Ia menegaskan, pelajar seharusnya memanfaatkan waktu malam untuk belajar dan beristirahat, bukan melakukan aktivitas di luar rumah tanpa tujuan jelas.Terkait teknis pelaksanaan jam malam, Rustan mengatakan hal tersebut akan dibahas lebih lanjut bersama instansi terkait, termasuk aparat keamanan, Dinas Pendidikan, dan pihak sekolah.
Page: 1 2
Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut, Jumat…
Tim Mutiara Hitam wajib mengamankan tiga poin untuk memutus tren buruk mereka di awal musim…
Penganiayaan tersebut diduga dipicu cekcok antara korban dan pelaku berinisial RM (20) dimana pelaku dan…
Sorotan ini menjadi krusial mengingat posisi geopolitik Pasifik dan sensitivitas isu kedaulatan nasional Indonesia di…
Bertepatan dengan peringatan momen bersejarah Perjanjian Roma, yang jatuh, 30 September setiap tahunnya, pihak KNPB…
Dalam reshuffle kali ini, Prabowo melantik sejumlah pejabat untuk mengisi posisi strategis di pemerintahan. Mereka…