Categories: METROPOLIS

PJ Walikota: DPRK Harus Perhatikan Isu Aktual

  Masalah lain soal Pangan, tahun 2024 ini angka inflasi Kota Jayapura ada di 1,09 persen. Meski capaian itu cukup baik dibandingkan daerah lain, namun perlu dilakukan berbagai gebrakan, salah satunya meningkatkan pengolahan pangan.  Wilayah dengan penghasil pangan terbaik di Kota Jayapura ada di wilayah Muara Tami.

   Akan tetapi dengan adanya perkembangan pembangunan diwilayah tersebut, berdampak pada ruang kerja dari para petani setempat. Tapi hal yang tidak kala penting memperhatikan masalah pasar.

   “Karena baru baru ini saya dapat laporan petani bawang, kendala mereka saat ini, ada di pemasaran, kadang kala, nilai jual dengan hasil keringat tidak seimbang, hal ini yang perlu kita perhatikan kedepan,” bebernya.

   Lebih lanjut, berkaitan dengan kebijakan pembangunan. Kata Christian antusias masyarakat Kota Jayapura menjadi ASN cukup tinggi. Dari data yang diperoleh daya minat masyarakat menjadi ASN di Kota Jayapura capai 24 ribu orang. Bahkan khusus OAP ada sekitar 1800 orang ingin menjadi ASN.

   Pada situasi ini, perlu adanya dorongan DPRK untuk mendorong berbagai kebijakan sehingga masyarakat tidak lagi terfokus pada ASN tapi lebuh menjadi enteorenurship.

   “Saya tidak tau apa sebabnya anak anak kita di Kota Jayapura suka sekali jadi ASN, bahkan baru baru ini ada anak yang baru lulus SMP mau jadi ASN, kondisi ini masih menjadi isu penting yang harus kita carikan solusinya,” kata Christian.

Yang terkahir, Kota Jayapura merupakan kota yang majemuk, masyarakat dengan berbagai suku agama maupun ras ada didalamnya. Kemajemukan ini akan memunculkan berbagai persoalan sosial, diantaranya maslah kebersihan, banjir, masalah kriminal yang tinggi, tindakan kekerasan maupun masalah sosial lainnya yang memang butuh dukungan dari semua pihak.

   Persoalan persoalan tersebut tidak hanya dapat diselesaikan oleh pemerintah atau eksekutif, tapi butuh dukungan legislatif maupun yudikatif. “Meskipun pemerintah tegas tapi kalau tidak didukung dengan aturan, sama saja, meski sudah ada aturan tapi kalau aparat keamanan tidak mendukung juga tidak akan berjalan, jadi saua berharap DPRK Perhatikan Isu Aktual,” tutupnya. (rel/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Letkol Inf Elson Dwi S Jabat Danyonif 751/VJS, Siap Lanjutkan Program Satuan

Pangdam mengatakan serah terima jabatan di lingkungan TNI Angkatan Darat merupakan bagian dari proses pembinaan…

14 hours ago

Terima Tambahan DAU, Bupati Keerom Layangkan Apresiasi kepada Presiden Prabowo

Berdasarkan keputusan tersebut, Kabupaten Keerom menerima alokasi dana dengan rincian Tambahan DAU Rp 67.250.912.000, penyaluran…

15 hours ago

Mini Pameran Pembangunan Sebagai Bukti Nyata Kerja Pemprov Papeg

Kegiatan ini menjadi informasi dan bukti nyata, apa yang selama ini telah dikerjakan pemerintah daerah,…

16 hours ago

Kapolres Mimika: Kita Harus Siaga Setiap Saat

Suara dentuman meriam simulasi dan letupan gas air mata memecah keheningan Mimika, Papua Tengah. Di…

17 hours ago

LBH Desak MBG Dihentikan di Tanah Papua

   Direktur LBH Papua, Festus, mengatakan kasus tersebut tidak semestinya hanya dipandang sebagai persoalan teknis…

18 hours ago

Kondisi Membaik, Lima Pasien Keracunan MBG Pulang

Lima pasien anak yang sebelumnya menjalani perawatan setelah diduga mengalami keracunan  usai mengonsumsi menu Makan…

19 hours ago