

Para murid SMP Kristen Permata Sentani ketika mendengarkan penjelasan dari penanggungjawab percetakan, Agus Susilo pada kunjungan Jumat (13/9). (foto:Gamel/Cepos)
JAYAPURA – Agenda kunjungan murid SMP Kristen Permata, Sentani ke Kantor Cenderawasih Pos (Cepos) di gedung Graha Pena Papua, Entrop, Jumat (13/9) berlangsung seru. Para murid ini datang didampingi 3 gurunya untuk melihat secara langsung proses sebuah berita. Yang dimulai dari mencari, diketik, diedit hingga masuk ke percetakan.
Sebanyak 37 murid ini mendengarkan dengan seksama penjelasan yang disampaikan Pimpred Cepos, Lucky Ireeuw. Usai pengenalan, Lucky lantas menjelaskan soal bagaimana berita bisa dihasilkan.
“Berita dicari oleh wartawan, berita apa saja. Ada ekonomi, kriminal, politik maupun olahraga. Disana ada wartawannya semua,” beber Lucky.
Setelah itu berita diketik wartawan kemudian diedit oleh redaktur. Setelah jadi nantinya berita ini diambil oleh layout untuk selanjutnya di design ke dalam halaman. Setelah semua fix barulah dilakukan print kecil untuk dikoreksi guna meminimalisir kesalahan penulisan.
Page: 1 2
Pemerintah menargetkan pendapatan negara di wilayah Papua pada 2026 sebesar Rp6,7 triliun, yang terdiri atas…
Owen membeberkan bahwa mereka sudah menjajaki dua stadion di Jawa Timur. Dan saat ini masih…
Dari hasil peninjauan, pemerintah menemukan sejumlah aspek yang perlu segera dibenahi, di antaranya sanitasi tempat…
Keputusan ini menjadi pengalaman pertama bagi skuad Persipura. Pada musim-musim sebelumnya, mereka lebih sering menggelar…
Menurutnya, selama ini pemerintah daerah tidak pernah dilibatkan secara maksimal dalam perencanaan maupun pelaksanaan program.…
Penangkapan bermula saat D.H. menjalani pemeriksaan di Passenger Security Check Point (PSCP) Terminal Keberangkatan Bandara…