Categories: PERSIPURA

Buntut Pukul Steward, Eks Timnas Indonesia Boaz Solossa Dihukum Komdis PSSI

JAKARTA– Boaz Solossa telah mendapatkan sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Mantan pemain Timnas Indonesia ini dihukum tak boleh bertanding dan terkena denda buntut tindakannya memukul steward.

Insiden pemukulan yang dilakukan oleh Boaz Solossa memang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu, tepatnya usai pertandingan pekan pertama Liga 2 Indonesia 2024/2025 antara RANS Nusantara FC vs Persipura Jayapura, 7 September lalu.

Aksi itu sejatinya tak diketahui oleh perangkat pertandingan karena laga sudah tuntas. Tapi, ada video yang merekamnya. Videonya pun viral karena tampak jelas Boaz Solossa memukul salah satu petugas berompi oranye dengan tangan kirinya alias steward di pinggir lapangan usai pertandingan.

Buntut pemukulan itu, Komdis PSSI telah melangsungkan sidang pada akhir pekan kemarin dan menjatuhkan hukuman kepada Boaz Solossa. “Boaz Theofilus Erwin Salossa (Pemain Tim Persipura) melakukan pemukulan kepada steward serta luput dari perhatian perangkat pertandingan,” demikian keterangan Komdis PSSI di laman resmi PSSI.

“Hukuman: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan serta Denda Rp5 juta,” tambah keterangan tersebut.

Selain kepada Boaz, Komdis PSSI juga memberikan hukuman kepada RANS Nusnatara FC. Klub milik Raffi Ahmad ini terkena denda sebesar Rp15 juta karena dianggap lalai memenuhi kewajiban terhadap tim tamu.

“Tidak menyediakan bus yang sesuai dengan ketentuan regulasi untuk tim tamu serta tidak adanya garis lapangan pada saat tim tamu melakukan Official Training,” kata pernyataan resmi PSSI juga.

Duel RANS Nusantara FC vs Persipura Jayapura sendiri berakhir dengan 1-0 untuk kemenangan tuan rumah. Gol tunggal RANS dicetak Dunga pada menit ke-37.

*Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, tanggal 12 September 2024 untuk pertandingan RANS Nusantara FC vs Persipura Jayapura*

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Ada 42 Operasi di Papua, Negara Belum Mampu Tangani OPM

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey mengatakan, berdasarkan kajian Komnas HAM terhadap situasi Daerah Operasi…

14 hours ago

​Dorongan Calon Provinsi Papua Utara Menghangat

​Deklarasi ini mewakili aspirasi masyarakat adat dari empat kabupaten di wilayah Saireri, yakni Kabupaten Biak…

15 hours ago

Ditangkap di Ruko, Satu Anggota KKB Disinyalir Terlibat Rangkaian Pembunuhan

Dari tangannya,  polisi menemukan tiga butir amunisi kaliber 5,56 mm yang disimpan di dalam noken.…

16 hours ago

Dilematis, Ingin Bangun Rumah Sendiri Tapi Terbentur Rencana Penataan Pemerintah

  Air laut di sekitar kawasan tersebut masih tampak hitam pekat. Tumpukan arang dan sisa…

17 hours ago

Timbun BBM,  Tujuh Ton Lebih Solar Diamankan

Barang bukti tersebut diamankan dari dua lokasi di Kota Jayapura dan satu lokasi di Merauke.…

18 hours ago

Para Warek Solid, Roda Organisasi Uncen Tetap Berjalan

   Kondisi inipun sejalan dengan penyampaian dari ​Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XIV…

19 hours ago