Categories: METROPOLIS

Lapas Abe Over Kapasitas, Tapi Pelayanan ke Napi dan Tahanan Terakomodir

Hampir Setiap Hari Ada Warga yang Masuk, dan yang Bebas Sedikit

JAYAPURA-Kepala Lapas Abepura Sulistyo Wibowo mengatakan saat ini kondisi Lapas Abepura sedang over kapasitas. Dimana jumlah narapidana dan tahanan melebihi daya tampung yang disediakan.

Adapun narapidana saat ini sebanyak 638 orang, sementara tahanan 200 orang, sehungga total 838 orang. Jumlah ini melebihi kapasitas daya tampung yang hanya mampu mengisi 600 orang. “Jadi masih over 238 orang,” kata Sulistyo, Senin (15/7).

Dengan kondisi itu, terpaksa setiap hunian harus diisi secara desak-desakan. Hal lain yang menjadi kendala, pengamanan yang harus ekstra. Hal ini terjadi karena jumlah tahanan dan napi tidak seimbang dengan SDM yang dimiliki Lapas Abepura.

Namun, kata Sulystio, sejauh ini pelayanan kepada narapidana dan tahanan ini masih terakomodir. “Meski over tapi masih jalan seperti biasa,” tuturnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Regulasi yang Dibuat Harus Lindungi Hak-hak OAP

Wakil Ketua Fraksi NasDem, Albert Meraudje, menegaskan bahwa semangat Otonomi Khusus (Otsus) harus mendarah daging…

12 hours ago

Bangunan yang Rusak Diterjang Gelombang Pasang Bertambah

Dari pantauan media ini, jumlah gazebo yang rusak bertambah. Jika gazebo yang rusak tersebut baru…

13 hours ago

IDI Akui Dokter Spesialis di Papua Masih Kurang

Meski begitu, IDI Papua terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dalam kondisi serba kekurangan.…

13 hours ago

Seorang Nelayan Tewas Ditikam di Lokalisasi Km 10

Dijelaskan, kejadian bermula dari kesalahpahaman antara teman korban diduga berinisial RBAY dengan saksi 1 berinisial…

14 hours ago

Enam Pemuda Dibekuk, Disinyalir Anggota Muda KKB

Pertama ada yang menyebut enam pemuda ini sedang mencari kayu bakar di Jl Gunung, Dekai…

14 hours ago

DPO Lima Kasus Curas Diringkus

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim AKP Sugarda Aditnya, S.T.K, MH membenarkan penangkapan terhadap salah satu…

15 hours ago