Menurutnya, berbagai tantangan yang dihadapi selama ini dapat dilalui berkat tuntunan dan penyertaan Tuhan dalam setiap pelayanan gereja. “Hari ini Klasis Port Numbay berusia 54 tahun. Dalam berbagai tantangan yang ada, kami dapat melewatinya dan mengelola klasis ini dengan baik karena tuntunan dan penyertaan Tuhan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya membangun komitmen bersama antara para pelayan gereja, berbagai denominasi gereja, serta pemerintah daerah dalam membangun Kota Jayapura. “Gereja harus berjalan bersama pemerintah. Kita harus membangun kebersamaan agar bersama-sama melihat dan membangun Kota Jayapura menjadi lebih baik,” katanya.
Saat ini Klasis GKI Port Numbay memiliki 51 jemaat yang tersebar di wilayah Kota Jayapura. Jumlah tersebut menjadi kekuatan besar dalam menjalankan berbagai program pelayanan gereja bagi masyarakat. Melalui perayaan syukur ini, diharapkan semangat kebersamaan antara gereja, pemerintah, dan masyarakat terus terpelihara demi terciptanya kehidupan yang damai, harmonis, dan sejahtera di Kota Jayapura.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Gubernur Papua Matius D Fakhiri meminta masyarakat adat dilibatkan dalam pengelolaan saham PT Papua Divestasi…
Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Perkebunan dan…
Menurutnya, implementasi Otsus harus difokuskan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat asli Papua melalui program-program yang menyentuh…
Suasana di sekitar Stadion Lukas Enembe selalu berubah menjadi lebih hidup setiap kali pertandingan Persipura…
Menurut Abisai, hingga saat ini sudah banyak program dan kebijakan yang dijalankan dalam rangka implementasi…
Edarkan Tramadol yang diketahui masuk dalam jenis obat keras ribuan butir atau tepatnya sebanyak 1.721…