

Sidang Kasus pembunuhan di Skow yang memasuki agenda putusan majelis hakim di Pengadilan Negeri Kelas 1 A Jayapura, Kamis (13/2). (Foto/Istimewa)
JAYAPURA – Sidang putusan kasus pembunuh terhadap Almarhum Yakob Batalayeri oleh terdakwa berinisial OL, dan pengeroyokan terhadap Yanbes Batalayeri (22) anak dari korban, oleh pelaku berinisial DL, SL, SN, BN dan YN digelar di Pengadilan Negeri Jayapura, Kamis (13/2).
Majelis Hakim pengadilan negeri kelas 1 A Jayapura menjatuhkan vonis hukuman kepada terkawa OL dengan hukuman tujuh tahun penjara, sementara kelima terdakwa yang ikut melakuakn pengeroyokan anak korban, dihukum 1,5 tahun penjara.
Hal ini disampaikan Karel Alwer selaku Ketua Pemuda Tanimbar Provinsi Papua sekaligus Tim kuasa hukum dari korban ketika dihubungi Cenderawasih Pos, Jumat (14/2).
“Yang melakukan pembunuhan dihukum tujuh tahun penjara, sedangkan pelaku pengeroyokan cuma masing-masing hukuman hanya 1,5 tahun penjara,” kata Karel dalam keterangannya.
Dengan putusan tersebut, jelas Karel pihak keluarga tidak terima, persidangan pun sempat ribut namun tidak berlangsung lama. Ia mengaku tidak tahu pasti penyebab dari keributan itu. Tapi yang pasti hukuman yang diberikan majelis hakim kepada terdakwa tidak sebanding dengan perbuatannya.
Seperti diketahui kasus tersebut terjadi di Skouw Sae Transat AD pada tanggal, 16 Agustus 2024 lalu. Kejadian berawal ketika kepala kampung Skow merencanakan pembangunan jalan kampung yang rutenya harus melewati dibagian belakang rumah korban.
Page: 1 2
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…