

Kerusakan dan perbaikan pipa oleh petugas PT. AMJ di Jalur Alternatif beberapa hari lalu. (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA — Banjir dan longsor yang melanda Kota Jayapura beberapa hari lalu sempat berdampak pada pelayanan air bersih oleh PT Air Minum Jayapura (AMJ). Direktur PT AMJ, Entis Sutisn menjelaskan, hujan lebat yang terjadi pada Jumat lalu menyebabkan pergeseran tanah di jalur alternatif tepatnya di dekat Pos TNI, sehingga mengakibatkan kebocoran pada pipa induk berdiameter 500 milimeter milik PT AMJ.
“Pipa 500 mm di jalur alternatif mengalami kebocoran akibat pergeseran tanah saat hujan lebat yang memicu banjir dan longsor di sejumlah titik di Jayapura,” ujar Entis saat dikonfirmasi Cepos, Minggu (14/12).
Meski demikian, PT AMJ bergerak cepat melakukan penanganan. Perbaikan dilakukan secara intensif dan berhasil dituntaskan pada Sabtu pagi. “Kerusakan ini dengan sigap kami tangani. Gangguan layanan hanya berlangsung sekitar 12 jam pasca longsor dan banjir, dan saat ini seluruh sistem sudah kembali normal,” lanjutnya.
Entis menegaskan, kerusakan hanya terjadi pada pipa induk, sementara jaringan pipa distribusi menuju pelanggan terpantau aman dan tidak terdapat laporan kerusakan.
Namun, dampak perbaikan sempat menyebabkan pergeseran jadwal aliran air di beberapa wilayah, di antaranya Jayapura Utara, Abepura, dan Jayapura Selatan, hingga proses penanganan selesai dilakukan.
Page: 1 2
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…
Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…
Peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 15.45 WIT tersebut menghanguskan sedikitnya 10 petak rumah warga.…