Categories: METROPOLIS

Soal Penghapusan Honorer, Pemkot Ikut Aturan Pusat

JAYAPURA-Pemerintah pusat memastikan akan menghapus tenaga honorer yang ada di semua instansi pemerintah paling lambat Desember 2024 mendatang.  Padahal,  saat ini khusus di Kota Jayapura jumlah tenaga honorer sudah mencapai lebih dari 3000 orang.

  Dari jumlah tersebut 1.200 orang sudah masuk dalam database kategori dua (K2), yang sementara ini dalam proses pengangkatan massal melalui program atau formasi jalur khusus Papua.

   Menanggapi hal ini pejabat Walikota Jayapura,  Dr Frans Pekey mengungkapkan, kebijakan pemerintah pusat ini tentunya harus ditindaklanjuti oleh pemerintah di bawahnya.  Karena itu dia memastikan apapun aturan yang diterapkan oleh pemerintah pusat, maka wajib untuk ditindaklanjuti.

  “Tentunya kita akan menyesuaikan dengan aturan yang diterapkan oleh pemerintah pusat,” ujar Frans Pekey.

   Dia mengakui tenaga honorer di Kota Jayapura saat ini memang sangat banyak.  Sementara yang sudah masuk dalam database kedua baru 1200 berarti masih ada sisa sekitar 1800-an orang.  Karena itu dia berharap agar kebijakan baru dari pemerintah pusat ini tidak membuat para tenaga honorer risau atau cemas.

  Karena pastinya kebijakan terkait penghapusan tenaga honorer ini akan diikuti dengan kebijakan khusus untuk mengatasi persoalan atau dampak yang ditimbulkan akibat penghapusan tenaga kontrak atau honorer tersebut.

   “Tentu kalau ini dihapus pasti pemerintah punya solusi. Tidak mungkin dihapus saja begitu,” ujarnya. (roy/tri)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Wali Kota: SPMB di Sekolah Negeri Gratis!

Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…

3 days ago

Tuntutan 13 Tahun Penjara Agar Ada Efek Jera

Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…

3 days ago

MRP Kecewa, Tak Bisa Bertemu Bupati dan Wabup Jayapura

Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…

3 days ago

Besok, Wapres Dijadwalkan Kunjungi Asmat

Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…

3 days ago

Pemerintah Jangan Korbankan Tanah Adat

Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…

3 days ago

6 SPPG Mimika yang Dibekukan Segera Beroperasi Kembali

​Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…

3 days ago