Sambungnya, dengan adanya fasilitas hemodialisa atau hemodialisis terapi yang digunakan untuk membersihkan darah di luar tubuh di rumah sakit lain. Maka bisa membantu pasien yang ada di Papua.
“Bagi kami, ini tidak jadi masalah. Semuanya demi kepentingan masyarakat Papua, sehingga masyarakat bisa tertolong dengan banyaknya pilihan pelayanan di rumah sakit,” bebernya.
Ia pun mengimbau masyarakat tetap menjaga kesehatan. Karena di tengah situasi ekonomi seperti saat ini, kesehatan menjadi berarti. “Jaga kesehatan dengan baik, lakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur. Hindari asap rokok, rajin berolahraga, istirahat yang cukup dan kelola tres dengan baik,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Musim mangga golek mulai terasa di Pasar Pharaa Sentani. Dalam tiga pekan terakhir, pasokan mangga…
Pemerintah Kabupaten Tolikara secara resmi membuka Festival Etnik Religi Tolikara Tahun 2026, Rabu, 12 Agustus…
Menurut Abdul Rahman, Gerakan Pramuka tidak hanya menjadi wadah kegiatan bagi anak dan remaja, tetapi…
Pemerintah Provinsi Papua mendapat tambahan dukungan anggaran dari pemerintah pusat sebesar Rp85 miliar untuk tahun…
Kepala Rumah Sakit Marthen Indey, Kolonel CKM dr. Faisal Rosadi, mengatakan, sebagai rumah sakit…
Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang bersama Bupati Keerom, Piter…