

Takim/Cepos Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo saat berbincang dengan Marvin Itaar dan warga Kampung Tobati, Jumat (13/6).
JAYAPURA – Maraknya anak-anak jadi Juru Parkir (Jukir) sejumlah titik di Kota Jayapura mendapatkan perhatian dari masyarakat Kampung Tobati Distrik Abepura. Seorang Warga Kampung Tobati, Marvin Itaar menyampaikan bahwa perlu ada perhatian serius Pemkot Jayapura untuk mengawasi anak-anak yang jadi Jukir di kota ini.
“Kita bisa melihat, hampir di semua wilayah baik di Jayapura, Abepura, Entrop dan yang lainnya banyak sekali anak-anak yang jadi Juru Parkir,” ujar Marvin Itaar saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos usai kegiatan Turun Kampung (Turkam) hari pertama di Kampung Tobati, Jumat (13/6).
“Yang mirisnya lagi, anak-anak ini jaga parkir hingga larut malam, tentu ini bukan waktu yang pas untuk mereka,” lanjutnya.
Menurut Kepala Suku Itaar itu, Pemkot Jayapura perlu menata lagi Juru Parkir agar semua petugasnya tidak melibatkan anak-anak.
“Saya rasa ini masalah sosial yang berdampak pada persoalan yang lainnya baik itu pendidikan, kesehatan dan juga pengaruh aktivitas negatif lainnya terhadap anak-anak ini,” ungkapnya.
Hal ini memang seharusnya segera ditindaklanjuti, karena akan merusak masa depan generasi Kota Jayapura kedepan.
Page: 1 2
Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…
Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…
Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…
Saat kapal dalam perjalanan menuju Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…