Categories: METROPOLIS

Tarif Ojol Maxxim dan Grab Harus Ada Penyesuaian

Para Ojol yang tergabung dalam Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Papua melakukan orasi di Kantor Maxxim dan Grab di Kota Jayapura meminta supaya bisa melakukan penyesuaian tarif seperti operator Ojol lainnya supaya tidak ada gesekan. Kamis (16/3). (Dimas For Cepos)

Biaya Hidup Di Papua Mahal

JAYAPURA-Para Ojek Online (Ojol) yang tergabung dalam Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Papua melakukan orasi di Kantor Maxxim dan Grab meminta supaya bisa melakukan penyesuaian tarif seperti operator Ojol lainnya supaya tidak ada gesekan.

Orator aksi Ojol dan pengurus Garda Papua Dimas, mengungkapkan, pihaknya meminta Aplikator Maxxim Menaikan tarif agar tidak ada gesekan dengan penumpang tutup pendaftaran mitra mengadakan staf lapangan atau Satgas, menghilangkan program promosi yang merugikan mitra/driver.
Sedangkan, Grab bisa menutup pendaftaran mitra, Menghilangkan program promosi yang merugikan mitra/driver.

“Kami berharap kepada DPRD Kota Jayapura meminta agar Papua keluar dari sistem zonasi yang merugikan mitra/driver, meminta agar regulasi ojol (Roda dua) di tetapkan di daerah, menolak masuknya dan beroperasi aplikator aplikator yang tidak memiliki kantor perwakilan di Papua, mengumpulkan perwakilan perwakilan aplikator bila mana Papua belum keluar dr sistem zonasi agar aplikator bisa menyesuaikan tarif sesuai dengan kebutuhan hidup yang real di tanah Papua,”pintanya, Kamis (16/3).

“Jadi aksi kita tidak adanya ketidaksehatan tarif, Kami minta ada penyesuaian tarif yang sekiranya tidak seperti saat ini karena ini di papua, kemudian, melakukan penutupan pendaftaran driver aplikasi Maxim dan grab. Ojol Papua harus keluar dr sistem zonasi yaitu zona 3 yang meliputi Bali, Nusa tenggara, Maluku, Sulawesi, dan Papua sendiri. Potongan tarif dari aplikasi,”sambungnya.

Dimas mengaku, walaupun mereka mengikuti peraturan menteri mengenakan tarif paling bawah namun jika diterapkan di papua tentu kasihan operator lain dimana biaya taraf hidup di papua sangat mahal, jika tarif digunakan paling bawah tentu kasihan Ojol lain.

“Kami sudah mendatangi Kantor Perwakilan Maxxim dan Grab di Kota Jayapura di tahun lalu, mereka hanya menyampaikan nanti akan disampaikan ke pusat karena di sini hanya kantor perwakilan saja, dan kami telah menyurat ke Kominfo tidak ada jawaban, makanya kami langsung ke DPRP dan lainnya, namun sampai sekarang tidak ada kejelasan, sehingga kami buat orasi Ojol lagi, “jelasnya.

Orasi Ojol kata Dimas diikuti sekira 150 orang rencananya juga mau mendatangi Kantor DPRD Kota Jayapura dan menemui Ketua Komisi B karena tidak ada maka hanya menyampaikan orasi di Kantor perwakilan Maxxim dan Grab.

Ditegaskan, jika Orasi Ojol tidak diindahkan pihaknya tetap akan melakukan aksi berikutnya, dan ia juga pernah dijanjikan bahwa kepala kantor perwakilan Maxxim Jayapura jika memang dalam satu bulan untuk transaksi Maxxim bisa melebihi 1000 maka akan dilakukan penyesuaian tarif dan kenyataanya bisa tembus 2000 seharusnya tarif Maxxim bisa disesuaikan dengan Ojol lainnya.(gin/dil)

newsportal

Recent Posts

Lima Korban Ditemukan Dalam Keadaan Meninggal

Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…

8 minutes ago

Alokasikan Dana Hibah Rp11 M Untuk 500 Lembaga

Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…

2 hours ago

Sudah 113 Kali Donorkan Darah, Bangga Karena Diberi Umur Panjang

Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…

3 hours ago

Jembatan Putus, 7 Orang Tewas Tenggelam

Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…

1 day ago

Kejari Musnahkan Barang Bukti 62 Perkara Inkracht

Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…

1 day ago

Jumlah penduduk Provinsi Papua Capai 1,074 juta

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…

1 day ago