

Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru saat penyerahan secara simbolis bantuan CSR BSI untuk Masjid Terapung di Hamadi, Jumat (13/2). (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA – Bank Syariah Indonesia (BSI) menyalurkan bantuan dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp250 juta untuk mendukung pembangunan Masjid Terapung Al Aqsha Hamadi, Jumat (13/2). Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada pengurus masjid dan disaksikan Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru.
Perwakilan BSI, Muhammad Razaq, dalam sambutannya menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BSI dalam mendukung peran aktif rumah ibadah sekaligus kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Kami menyalurkan bantuan ini sebagai bentuk kepedulian dalam mendukung peran aktif tempat ibadah serta kegiatan sosial masyarakat. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kegiatan keagamaan,” ujarnya.
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BSI atas kontribusi yang diberikan kepada Masjid Terapung Al Aqsha Hamadi. Ia menegaskan bahwa dana sebesar Rp250 juta tersebut merupakan bagian dari program CSR BSI yang diharapkan dapat menunjang pembangunan serta aktivitas keagamaan di masjid tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kota Jayapura, kami menyampaikan terima kasih atas bantuan dari Bank Syariah Indonesia kepada Masjid Terapung Al Aqsha Hamadi. Ini sangat membantu dalam mendukung pembangunan dan kegiatan keagamaan,” kata Rustan.
Page: 1 2
Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…
Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…
Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…
Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…
Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…