Categories: METROPOLIS

Hasil Seleksi DPRK Papua Perlu Dikaji Ulang

JAYAPURA-Pengamat Kebijakan Publik Methodeus Kossay berpendapat bahwa hasil penetapan seleksi DPRK Papua perlu ditinjau ulang. Pasalnya sejak panitia seleksi (Pansel) mengumumkan hasil seleksi akhir yang tertuang dalam Berita Acara Rapat Panitia Seleksi Provinsi Papua Nomor: 9/PANSEL-PP/BA/I/2025 tentang Penetapan Hasil Seleksi Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua, Mekanisme Pengangkatan Masa Jabatan 2024-2029, tanggal 7 Januari 2025 lalu, banyak menuai kritik.

  Kritikan tersebut datang dari berbagai pihak mulai dari calon anggota yang mengikuti tahapan seleksi dari awal hingga akhir maupun yang terhenti di tengah-tengah proses yang sedang berlangsung. Mereka mengeluhkan dan mengkritik kinerja panitia seleksi yang dinilai sarat kepentingan dan juga tidak objektif dan tidak profesional.

   Tidak hanya itu ada juga perwakilan dari Masyarakat Adat yang meminta untuk mengkaji ulang penetapan hasil seleksi Pansel tersebut. Karena diduga apa yang dilakukan Pansel mulai dari tahapan-tahapannya secara keseluruhan tidak transparan, tidak objektif, dan tidak profesional, bahkan diduga terjadinya kolusi dan nepotisme serta tidak menaati ketentuan aturan tentang tata cara dan administrasi.

  Sehingga pihak tersebut mengharapkan Pansel dapat melakukan seleksi ulang tentunya disesuaikan dengan aturan yang dilaksanakan secara terbuka, efektif, dan efisien berdasarkan asas keterwakilan, keadilan, dan demokrasi.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Kursi Sekda Papua Memanas

Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…

13 hours ago

Mayat Seorang Wanita Ditemukan di Sekitar Kolam Buaya

Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…

14 hours ago

Orang Tua Siswa Minta Kampus Tegas

​"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…

15 hours ago

Ratusan Orang di Mimika Terinfeksi HIV-AIDS

Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…

16 hours ago

Pembangunan Kopdes Merah Putih Belum Menyentuh Kampung

Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…

17 hours ago

Gaji Manajer Kopdes Rp6,3 Juta-Rp8,3 Juta Dikontrak Dua Tahun

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berkisar…

18 hours ago