

Dr. Benhur Tomi Mano, MM . (Karel/Cepos)
JAYAPURA-Tenaga Ahli Menteri Sosial Bidang Rehabilitasi Benhur Tomi Mano menyampaikan dalam rangka menurunkan angka kemiskinan ekstrem di Papua, maka progam pemberdayaan ekonomi masyarakat akan terus berlanjut di tahun 2024.
Adapun progam tersebut kata mantan Walikota Jayapura itu, telah berjalan sejak tahun 2023 lalu. Salah satunya pemberian bantuan ternak babi, ayam petelur, serta bantuan pertanian, kepada masyarakat. Bantuan tersebut diberikan sebagai upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat Papua.
“Tahun 2023 hampir seluruh wilayah di Papua, telah kami kunjungi dan salurkan bantuan, jadi tahun 2024 ini progam itu akan terus berlanjut,” ujarnya, Minggu (14/1)
Adapun beberapa wilayah di Papua yang akan disalurkan bantuan ternak pada tahun 2024 ini diantaranya Papua, Papua Barat Daya dan Papua Barat dan juga beberapa wilayah lainnya ditanah Papua.
“Kita akan menyasar ke wilayah wilayah yang belum mendapatkan bantuan, di tahun sebelumnya,” katanya.
Pria yang akrab disapa BTM itu juga menyampaikan, selain bantuan ternak, bantuan lain seperti pelatihan dalam rangka peningkatan kapasitas masyarakat, seperti yang dilakukan tahun tahun sebelumnya akan dilanjutkan.
“Pada prinsipnya progam pemberdayaan ekonomi ini menyasar beberapa program di dalamnya, jadi kita akan terus melanjutkan progam tersebut untuk menurunkan angka kemisikinan ekstrim di Papua,” ujarnya.
Page: 1 2
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…