Meski begitu, pihaknya tetap mengedepankan pendekatan persuasif.
“Kami minta semua pelaku usaha atau pedagang dengan sukarela membongkar lapaknya dan pindah berjualan ke tempat atau los yang sudah disiapkan,” pungkasnya.
Terkait adanya bangunan kos-kosan di Pasar Otonom, Alberto memastikan seluruhnya akan dibongkar.
“Semua bangunan itu dibuat oleh pedagang sendiri, dan tidak boleh ada yang tinggal di dalam pasar. Pasar hanya untuk berjualan, bukan untuk tempat tinggal,” tandasnya.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Tim Sapu Bersih Penyalahgunaan Migas Provinsi Papua menemukan sejumlah indikasi penyalahgunaan dalam penyaluran BBM bersubsidi…
Persipura bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Mutiara Hitam sebelumnya menjadi salah satu kandidat…
Pembatasan tersebut sejalan dengan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 19 Tahun 2026…
Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Dinas Kominfo Provinsi Papua, Thomas Sibi, menjelaskan bahwa…
Audiensi tersebut membahas sejumlah persoalan pertanahan yang terjadi di Papua, termasuk perkembangan penanganan…
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Keerom, Linus Pasarang, yang membuka kegiatan menegaskan pentingnya penguatan…