

Tenaga Ahli Menteri Sosial Bidang Rehabilitasi Sosial Dr Benhur Tomi Mano bersama Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Papua Nerius Auparay, menyaksikan pemeriksaan kesehatan balita di Abepura, Sabtu (13/5). (FOTO: Karel/Cepos)
JAYAPURA-Tenaga Ahli Menteri Sosial (Mensos) RI Bidang Rehabilitasi Sosial Dr Benhur Tomi Mano, membuka pelayanan kesehatan baik bagi balita, remaja, ibu hamil dan lansia di ediamanya di Jalan Jeruk Nipis, Kotaraja, Distrik Abepura, Sabtu (13/5).
BTM mengatakan pemberian pelayanan kesehatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat yang ada di Kota Jayapura. “Sejak awal saya buka Posyandu Prima ini sebagai pilot project untuk Kota Jayapura, untuk melayani masyarakat yang hendak mendapatkan pelayanan kesehatan,” ujar BTM.
Hal tersebut, lanjut BTM, sebagai langkah mendukung program pemerintah menekan angka prevalensi stunting di Papua, khususnya di Kota Jayapura. Selain itu juga mengurangi angka kematian ibu dan anak saat melahirkan.
“Saya lakukan ini supaya angka harapan hidup bagi masyarakat di Kota Jayapura masih bertambah,” kata BTM.
Mantan Wali Kota Jayapura itu mengatakan pelayanan posyandu tersebut berkolaborasi dengan Puskesmas Kotaraja. Selain pelayanan kesehatan, juga sosialisasi kepada masyarakat terkait upaya pencegahan stunting.
“Pelayanan kesehatan ini, kita hadirkan dokter daei Puskesmas Kotaraja, juga adik adik mahasiswa Kesehatan dari Uncen,” ujarnya.
Pelayanan kesehatan ini juga turut dihadiri, kader kader posyandu. “Mereka hadir untuk melaporkan jumlah ibu hamil balita dan juga lansia yang ada di Jayapura, terutama di wilayah kerja Posyandu Kotaraja,” sambungnya.
Diapun mengapresiasi dengan Kepala Perwakilan BKKBN Papua, Nerius Auparay
yang turut hadir pada pelayanan kesehatan tersebut. “Saya sangat apresiasi kehadiran Kepala perwakilan BKKBN Papua hadir memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait upaya penekanan angka stunting ini,” imbuhnya
BTM menyatakan Posyandu prima tersebut, didukung berbagi pihak untuk memberikan bantuan kesehatan serta pelayanan kesehatan. “Pelayanan kesehatan di Poyandu di kediaman saya, kedepannya rutin kita buka setiap bulannya,” ujarnya.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Papua, Nerius Auparay, menyampaikaan posyandu prima yang digagas oleh Benhur Tomi Mano sangat memberikan dampak besar untuk menekan angka stunting di Kota Jayapura.
Iapun menilai langkah mantan Wali Kota Jayapura sungguh sangat mulia, karena mendukung pemerintah untuk menekan angk stunting di Papua. “Saya harap masyarakat manfaatkan pelayanan posyandu prima yang digagas oleh BTM, karena ini merupalan langkah yang tepat untuk menekan angka stunting di Papua,” harap Nerius. (rel/tri)
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen, menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan situasi keamanan…
Kertua Komisi II DPR Provinsi Papua Selatan Yulians Charles Gomar memberikan tanggapan terkait dengan persoalan…
Nah, di grup barat saat ini Garudayaksa memimpin klasemen dengan 49 poin, sementara Adhyaksa menguntit…
Larangan membawa HP ke sekolah tersebut, lanjut dia, karena anak-anak tidak akan fokus belajar terlebih…
anitia Pelaksana (Panpel) Persipura Jayapura memastikan pengamanan laga terakhir Persipura menjamu Persiku Kudus di Stadion…
Sebanyak 100 unit rumah permanen yang dibangun pemerintah pusat melalui Kementrian Transmigrasi RI di Kampung…