

Sudah Ada Ikan yang Mati Diduga Tercemar Logam Berat
JAYAPURA-Pencemaran lingkungan, yang disebabkan karena logam berat, pembuangan sampah sembarangan dan pembangunan liar tanpa melihat Amdal. Tampkanya, terdampak pada ekosistem ikan di laut yang ada di teluk Youtefa.
Dimana, warga Kampung Enggros, mengaku, banyak ikan di laut yang ada di teluk youtefa mati, akibat dari terkontaminasi logam berat, kiriman dari masyarakat yang masuk ke Teluk Youtefa. Hal ini dikatakan Kepala Pemerintahan Kampung Enggros Orgenes Meraudje kepada wartawan, Kamis (14/3)kemarin.
“Banyak ikan yang mati di teluk Youtefa, hal ini disebabkan karena adanya logam berat, seperti sampah, kantong plastik, pembangunan tidak sesuai AMDAL di wilayah Abepura, larinya ini ke teluk youtefa, hingga menyebabkan ekosistim di laut ada yang mati,’’ungkapnya.
KPK Enggros berharap, pemerintah harus melakukan tindakan tegas kepada masyarakat, yang tidak menjaga lingkungan, baik dalam membuang sampah sembarangan, membuang limbah industri sembarangan, yang pada akhirnya pembuangan terakhirnya muaranya di teluk Youtefa.
Ditegaskan juga, pembangunan boleh saja, namun juga harus memikirkan (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) AMDAL dan jangan buang sampah sembarangan, kalau ikan di laut sudah banyak yang mati, lalu warga Kota Jayapura dalam mengkonsumsi ikan laut, apakah tidak juga terkena dampaknya. Sehingga, ia berharap masyarakat harus sadar jangan buang sampah sembarangan, perhatikan Amdal dalam membangun dan diminta kepada pemerintah harus tegas dalam menegakkan aturan yang ada, demi kepentingan bersama dan Kota Jayapura.(dil/wen)
Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…
Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…
Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…
Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…
al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…
Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…