Ia menyebutkan bahwa pendekatan persuasif terus dilakukan, baik kepada Petrus maupun pihak keluarga, agar bersedia bekerja sama dengan kepolisian.
“Ini masih jadi pekerjaan rumah bagi kami sampai anak ini benar-benar kami amankan.
Kami minta keluarga kalau melihat atau mengetahui keberadaannya agar segera menghubungi kami, supaya bisa langsung kami jemput dan kembalikan ke keluarganya,” tegas AKP H. Zakarudin.
AKP Zakarudin juga mengingatkan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari. “Jangan sampai nanti besok-besok buat laporan hilang lagi. Polisi juga jadi kesulitan mencari,” katanya.
Diketahui, Petrus sebelumnya dilaporkan hilang pada malam Tahun Baru, Jumat (1/1), dari rumah orang tuanya di Koya Barat, Distrik Muara Tami. Hingga kini, kepolisian masih melakukan upaya pendekatan untuk memastikan keselamatan serta pemulangan anak tersebut ke pihak keluarga. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kasus pembacokan yang terjadi di pertengahan Jalan Kampung Dagimon ini sempat menggegerkan warga Kota Kepi.…
Menurutnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, kondisi ketenagakerjaan di Kabupaten Jayapura menunjukkan…
Pemerintah Kabupaten Keerom berkomitmen untuk melakukan pembersihan internal terhadap aparatur sipil negara (ASN) yang terbukti…
Aksi demo yang digalang oleh beberapa organisasi mahasiswa Papua Pegunungan untuk menolak militer non organik…
Polres Mimika memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 155,64 gram pada Senin, (27/4). Kristal…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC). Jhon Tabo, SE, M.B.A mengakui Musrenbang tingkat Provinsi Papua Pegunungan…