

Kapal Wisata Youtefa milik Pemkot Jayapura. Diharapkan aset ini bisa difungsikan secara optimlal untuk mendapatkan PAD. (foto:Mboik/Cepos)
JAYAPURA-Pejabat Walikota Jayapura Dr Frans Pekey meminta kepada pihak pengelola kapal wisata Youtefa, dalam hal ini Dinas Perhubungan Kota Jayapura supaya memaksimalkan pemanfaatan kapal wisata tersebut untuk kepentingan wisata yang juga dapat memberikan dampak terhadap pendapatan daerah di Pemerintah Kota Jayapura.
“Kapal milik Pemerintah Kota Jayapura yang sangat jarang kita gunakan, ada yang mungkin baru pertama kali naik kapal ini kenapa tidak gunakan kapal ini untuk jalan-jalan,” ungkap Frans Pekey, Jumat (12/1).
Diakui memang sangat disayangkan, kapal yang dibeli dengan uang rakyat dalam APBD Pemkot Jayapura ini, ternyata tidak difungsikan sebagaimana yang diharapkan. Padahal bila difungsikan dengan baik, bisa menambah Pendapatan Asli Daerah.
“Kita tidak efektifkan penggunaan kapal kita, yang kita beli dengan uang APBD, uang rakyat, uang negara. Berarti fungsinya selama ini juga tidak jalan optimal.
Dia mengatakan sejak pengadaan kapal tersebut pengelolaannya belum efektif, karena itu harus dikembalikan kepada tujuan sesungguhnya dari pengadaan kapal ini, yaitu untuk wisata. “Karena itu awal tahun 2024 awal kebangkitan untuk penggunaan kapal wisata Youtefa ini. Kita kembalikan ke fungsi sesungguhnya, adalah kapal wisata,” kata Frans Pekey, Jumat (12/1).
Page: 1 2
Nerlince mengatakan, pembayaran ganti rugi atas lahan tersebut sudah berlangsung beberapa tahun oleh Pemerintah…
Menurut Fakhiri, pembangunan Papua tidak dapat hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi.…
Menurut Mote, konektivitas menjadi kebutuhan penting untuk membuka akses masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan di Waropen.…
Topografi Kota Jayapura yang unik diapit oleh gugusan perbukitan curam dan bentangan pesisir pantai membuat…
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Papua Jacleana Joku berharap pengusaha di Papua memanfaatkan peluang…
-Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri meminta para bupati dan wali kota tidak menyerahkan agenda penting…