Oleh karena itu, Frans Pekey berharap kepada Sekda dan juga pimpinan OPD terkait untuk membahas hal ini. “Apakah pengelolaannya di dinas perlu membentuk UPT, ataukah membentuk badan usaha milik daerah, ataukah kerjasama dengan pihak ketiga. Harus dipikirkan supaya barangnya tidak menganggur, ini potensi penerimaan PAD,” ujarnya.
Karena itu dia meminta supaya ini harus segera direalisasikan. Sebab, rencana pengelolaannya sudah dimulai dari 2021 bahkan 2022, namun sampai dengan saat ini belum juga direalisasikan pemanfaatannya secara efektif.
Dia juga meminta kepada para pengelola untuk menjaga semua aset yang ada di kapal. Jangan sampai kejadian seperti sebelumnya barang-barang atau peralatannya hilang.
“Teman-teman yang menjadi pengelola kapal ini saya minta untuk merawat semua fasilitas yang ada di kapal ini dengan baik. Dulu waktu pengadaan pertama kali banyak sekali peralatan yang hilang atau dicuri kita tidak tahu,” pungkasnya. (roy/tri)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dijelaskan, dalam pengawasan lapangan yang dilakukan Disperindag bersama Satgas Pangan, masih ditemukan produk makanan dan…
Berbagai persiapan telah dilakukan guna memastikan pelaksanaan operasi berjalan optimal. Salah satunya melalui Latihan Pra…
Selain lomba presentasi Bahasa Jepang, juga digelar lomba Cosplay, karaoke dan lainnya. Adapun perlombaan tersebut…
Karena itu ia meminta kepada pihak sekolah, terutama orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan dan…
Untuk jadwal keberangkatan, jemaah haji Papua direncanakan tergabung dalam tiga (3) Kloter 27, 29, dan…
Menurut Rustan, kebersihan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama sehingga pesan ini terus disampaikan kepada masyarakat.…