Sugiyanto mengungkapkan bahwa langkah jemput bola di lingkungan perkantoran ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan. Pada tahap pertama yang digelar bulan sebelumnya, petugas BPS telah mengelilingi setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), namun hasilnya belum maksimal lantaran banyak ASN tidak berada di tempat saat petugas berkunjung.
Tingginya kesibukan dinas ASN menjadi salah satu kendala utama pendataan. Petugas sering kali menemui jalan buntu saat mendatangi kediaman para pegawai.
Setelah mendapatkan laporan dari BPS menyangkut persoalan ini, Wakil Wali K ota Jayapura Rustan Saru memberikan instruksi tegas kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah kota yang hingga kini belum terdata dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 agar segera melengkapi dan merampungkan pengisian data.
Langkah ini dinilai sangat strategis untuk mendukung Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jayapura dalam menuntaskan pendataan serta memperoleh gambaran kondisi perekonomian daerah secara utuh dan menyeluruh. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Menurut Ria, penggunaan atribut resmi Maxim tidak bisa dijadikan tolok ukur tunggal untuk menyimpulkan keterlibatan…
Akibatnya, tim gabungan bersama masyarakat harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih enam…
Data keseluruhan tahun 2026 belum rampung. Namun, data sementara menunjukkan kasus tertinggi berada di…
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Muhammad Nas mengatakan, rumah dinas tersebut ditempati oleh…
Hampir separo masyarakat Indonesia tidak puas dengan kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wapres Gibran Rakabuming Raka.…
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita satu unit mobil mewah Toyota Land Cruiser milik mantan Bupati…