Categories: METROPOLIS

Animo BTF Tinggi, Evaluasi Program yang Lebih Menyentuh

Ribuan Pengunjung Saksikan Tampilan Budaya RI-PNG dan UMKM

JAYAPURA – Ribuan pengunjung memadati lokasi hari terakhir pelaksanaan Border Trade Fair (BTF) RI–PNG 2025, yang digelar di Zona Netral Wutung, perbatasan Indonesia–Papua Nugini, Sabtu (11/10).

Kegiatan ini digelar selama tiga hari (9-11/10), dengan melibatkan 40 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari kedua negara, Indonesia dan Papua Nugini.

Pj Sekda Papua, Suzana D Wanggai mengatakan, ini merupakan pelaksanaan BTF yang keempat kalinya digelar di Zona Netral Wutung. Setiap pelaksanaannya dikunjungi ribuan pengunjung, baik yang berasal dari Papua Nugini, maupun Indonesia.

“Di hari ketiga, ada 2.937 pengunjung. Dengan rincian, warga PNG sebanyak 1.309 orang, dan warga Indonesia sebanyak 1.628 orang,” jelas Suzana, kepada Cenderawasih Pos, usai menutup kegiatan tersebut.

Kata Suzana, BTF tak sekadar menampilkan para pelaku UMKM. Melainkan juga, menampilkan kebudayaan kedua negara yang bermukim di sekitar wilayah perbatasan. Adapun budaya yang ditampilkan melalui tarian.

“Dengan mengenal kebudayaan masing-masing, maka memperkuat hubungan kekeluargaan antara kedua negara,” katanya.

Meski dipadati ribuan pengunjung yang berasal dari masing-masing negara. Namun, Suzana menyatakan bahwa ini akan menjadi bahan evaluasi bagi mereka. Sehingga menjadi acuan bagi mereka ke depannya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

2 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

3 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

4 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

5 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

6 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

7 hours ago