

Direktur Keuangan LPP RRI, Muhammad Fauzan, saat meletakan batu pertama pembangunan gedung LPP RRI Jayapura, di Kantor Lama Kota Jayapura, Jumat (11/7). (foto:Karel/Cepos)
JAYAPURA-Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Jayapura menggelar prosesi peletakan batu pertama pembangunan gedung baru di lokasi kantor lama, di Kota Jayapura, Jumat (11/7).
Prosesi peletakan batu pertama diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh Pastor Paul Tumayang Tangdilintin, OFM, kemudian dilanjutkan dengan peletakan batu oleh sejumlah pejabat utama LPP RRI, tokoh adat, tokoh agama, serta perwakilan pemerintah Kota Jayapura.
Direktur Keuangan LPP RRI, Muhammad Fauzan, hadir langsung dalam acara tersebut bersama para pejabat lainnya. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pembangunan ini ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026 dan meminta semua pihak turut mengawasi agar proses pembangunan berjalan sesuai dengan Rencana Anggaran dan Pelaksanaan (RAP).
Dengan dibangunnya gedung baru ini, diharapkan LPP RRI Jayapura semakin berperan aktif dalam membangun literasi informasi dan memperkuat peran media publik di Bumi Cenderawasih. “Kami berharap proyek ini selesai tepat waktu dan dapat benar-benar memberikan dampak positif dalam mendukung pembangunan di Papua,” ujarnya.
Kepala Stasiun RRI Jayapura, Engelbertus Silubun, menyampaikan bahwa pembangunan gedung baru ini merupakan hasil dari proses panjang dan perjuangan yang telah dilakukan jajaran RRI Jayapura.
Page: 1 2
Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…
Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…
Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…
Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…
Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…
Keberagaman ini menurutnya harus dipelihara sebagai modal dasar untuk membangun tatanan sosial yang adil…