

Umat Buddha Kota Jayapura, saat merayakan Waisak untuk memperingati proses kelahiran, pencerahan, dan parinibbana (wafat) dari Siddhartha Gautama, di Vihara Arya Dharma, Skyline, Senin (12/5).(foto: Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Hari Raya Waisak khususnya di tahun 2569 BE, merupakan momentum suci bagi umat Buddha, sekaligus menjadi saat yang tepat, untuk merenung dan memaknai nilai-nilai perdamaian, di tengah berbagai konflik antarnegara.
Situasi global saat ini memang sedang tidak baik-baik saja. Ketegangan geopolitik, peperangan, hingga krisis kemanusiaan, berdampak luas tidak hanya pada sektor politik, tapi juga ekonomi, sosial, bahkan psikologis masyarakat dunia.
Atas dasar itu, Tema dan sub tema perayaan Waisak tahun ini (2025) kata Ketua Vihara Arya Dharma Skyline, Romo Pandita Arya Dhammo terasa begitu relevan, karena berisi pesan kuat bahwa kedamaian bukan hanya tugas pemimpin dunia, tapi tanggung jawab kita bersama, dari skala pribadi, komunitas, hingga antarbangsa.
Rangkaian perayaan Tri Suci Waisak tahun ini, kata Romo Arya juga memperlihatkan semangat toleransi yang patut diapresiasi. Keterlibatan lintas agama, saling bantu dalam proses ritual dan logistik, menunjukkan bahwa solidaritas lintas iman sangat nyata dan menginspirasi di tanah Papua.
“Waisak bukan sekadar seremoni keagamaan, tapi momentum untuk menyebarkan semangat damai dalam kata, sikap, dan tindakan nyata, Waisak ini memperingati proses kelahiran, pencerahan, dan parinibbana (wafat) dari Siddhartha Gautama,” kata Romo Arya kepada Cenderawasih Pos, Senin (12/5).
Jelasnya perayaan tahunan ini juga menjadi kesempatan untuk refleksi diri dan memperkuat pribadi dengan nilai-nilai kebajikan, pengendalian diri, welas asih, serta turut memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.
Page: 1 2
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung…
Menurutnya para elit politik Papua di wilayah Papua Pegunungan, harus bisa membuka ruang-ruang komunikasi dengan…
Menyikapi peristiwa itu, Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengeluarkan pernyataan sikap yang…
Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi setiap institusi penegak hukum. Sekali kepercayaan itu tumbuh, masyarakat…
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula…
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke Leo Patria Mogot menjelaskan, secara…