Categories: METROPOLIS

Mau Jualan di Pasar, Harus Taati Aturan

JAYAPURA-Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Jayapura Robby Kepas Awi mengatakan penertiban kepada lapak pedagang di Pasar Youtefa Kotaraja, terpaksa dilakukan karena mereka telah melanggar aturan.

  Menurutnya, para pedagan ini  membuat lapak tidak sesuai aturan. Yakni melebihi tempat yang telah diatur, sedangkan bagi pedagang yang merasa belum mendapatkan tempat jualan akhirnya membuat lapak sendiri ini juga tidak diperbolehkan.

 “Untuk pedagang yang mengaku belum dapat tempat jualan di Pasar Baru Youtefa Kotaraja, seharusnya melakukan komunikasi dan koordinasi dengan kepala pasar, karena di pasar baru Youtefa Kotaraja masih banyak tempat yang kosong ada di dalam pasar, yang penting pedagang mau diatur, ‘’katanya, Senin (12/12)kemarin.

  Di pasar baru Youtefa Kotaraja sebenarnya memang banyak lapak yang masih kosong. Mau tidak mau lapak itu harus digunakan pedagang. Jangan seperti saat ini, pedagang mau buat lapak sendiri, akhirnya pasar tidak teratur dan untuk kendaraan masuk pasti terjadi kemacetan.

  Oleh karena itu, pihaknya melakukan penertiban supaya tidak terjadi kemacetan, lapak yang masih kosong bisa terisi. Dengan Demikian, pasar baru Youtefa Kotaraja terlihat rapi dan tertib.

 Robert juga mengingatkan, bagi pedagang yang lapaknya ditertibkan, tidak boleh jualan ke Pasar Youtefa kotaraja, karena di sana sudah diatur. Jika ketahuan tetap akan dikenakan sanksi tidak boleh jualan di pasar milik Pemkot Jayapura, termasuk pedagang yang tidak mau lapaknya dirapikan di pasar baru Youtefa Kotaraja.(dil/tri)

newsportal

Recent Posts

Indonesia Butuh Keseimbangan Antara Pertumbuhan dan Stabilitas

Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…

14 hours ago

Transaksi Sabu 12,35 Gram Lewat Ekspedisi Digagalkan

   IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…

15 hours ago

Pendapatan Naik Rp78 Miliar, Belanja Bertambah Rp83 Miliar

   Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…

16 hours ago

Perubahan Kehidupan Setelah Menerima Injil, Membuat Ondoafi Skouw Tergerak Hatinya

  Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…

17 hours ago

56 BLUD di Tanah Papua, Baru 4 Punya Regulasi Fleksibilitas PBJ

Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…

18 hours ago

Sidak Kelurahan Waena, Penyaluran Bansos Hingga Lingkungan Jadi Atensi

  Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…

22 hours ago