Categories: BERITA UTAMA

Mobil Nyungsep ke Kali, Satu Penumpang MD

JAYAPURA-Sebuah mobil toyota avanza warna hitam dengan nomor polisi PA 1733 JN mengalami kecelakaan tunggal di Jalan. Raya Abepura Dldekat Jembatan Kali Acai, Selasa, (13/12) pagi.

Atas kejadian tersebut penumpang bernama Elvadus Remigiuz Bria (33) meninggal dunia (MD) sementara pengemudi, dan 3 penumpang lainnya mengalami luka parah.

Menurut keterangan Kapolsek Abepura, Akp Soeparmanto, S. H, kecelakaan  tunggal itu disebabkan karena pengemudi benama LB (33) dalam keadaan minuman keras (Miras), sehingga ia tidak dapat mengendalikan laju kendaraanya.

“Pengemudi bersama penumpang, dalam keadaan mabuk, sehingga konstrasinya terganggu,”Ujar Kapolsek dalam ketrangan tertulis yang diterima Cenderawasih Pos.

Soepamrnato menambahkan mulanya Mobil Avansa tersebut melaju dari arah Jayapura menuju Abepura. Sesampainya di jembatan Kali Acai pengemudi ingin mendahului mobil lain, tetapi karena posisi tikungan, sehingga kehilangan kendali, akibatnya mobil yang dikendarinya tercebur kedalam kali.

“Mereka mau nyalip mobil didepan, tapi karena dijembatan itu sedikit tikungan, dan kondisi jalan juga sedikit licin, sehingga naaspun terjadi,”Kata Soeparmanto.

Selain memakan korban, mobil yang ditumpangi para korban mengalami kerusakan pada sejumlah sisih bodi mobil.

“Ban depan belakang bagian kanan, pecah, selain itu body samping penyot, dan kaca pintu samping bagian kanan juga pecah,”Papar Soeparmanto.

Sementara kerugian material lanjut Soeparmanto, diperkirakan sebesar  Rp.30 juta, (Tiga puluh juta rupiah).

“Untuk kerugiaannya sementara diperikrakan Rp. 30 juta, namun usai kejadian kami pihak polsek fokus mengantarkan para korban ke Rumah Sakit Umum Daerah Abpura dan Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura,”Tutur Soeparmanto.

Iapun mengungkapkan akibat kelalian dari pengemudi, mobil Toyota Avanza tersebut, ia (pengemudi) dikenakan sanksi pidana sebagaiman yang dimaksud dalam pasal 311 Ayat (1), (2), (3) dan (5) UU.RI No.22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan.

“Hukuman yang diberikan kepada pengemudi sebagai efek jerah, karena ia selain kelalaian juga karena dalqm keadaan miras, hal ini juga berlaku bagi semua pengendara, agar tidak berkendada dalam keadaan mabuk,” tegas Soeparmanto. (rel/gin)

newsportal

Recent Posts

Pangkogabwilhan Diminta Evaluasi Sistem Operasi di Papua

Mandenas menilai peristiwa tersebut berpotensi terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Jika korban mencakup perempuan…

11 hours ago

Target Sentuh Atap Langit, Temui Masjid Megah di Tepi Danau

Berada di tapal batas Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Puncak…

12 hours ago

Hitung-hitungan Dana Otsus Harus Sampai Akhir Tahun

Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengatakan penyusunan usulan dilakukan mengacu pada kriteria penggunaan…

18 hours ago

Pengelolaan Sagu Harus Bisa Berkelanjutan

Menurut Lunanka, penguatan budidaya menjadi langkah penting untuk memastikan ketersediaan sagu dalam jangka panjang, sekaligus…

19 hours ago

Papua Lepas 840 Calon Jemaah Haji

Menariknya, Aryoko juga meminta para jamaah untuk mendoakan Provinsi Papua, agar pembangunan di Papua bisa…

20 hours ago

Terapi Baru untuk Kanker Stadium Lanjut Kini Tersedia di Dalam Negeri

“Pendekatan CRS dan HIPEC merupakan terapi yang bersifat definitif pada kasus kanker dengan keterlibatan peritoneal.…

1 day ago