

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo dan Wakil Wali Kota, Rustan Saru berdialog dengan para pedagang saat sidak di Pasar Otonom Kotaraja, Selasa (11/3). (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA-Dalam sidak Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo dan Wakil Wali Kota, Rustan Saru di Pasar Otonom Youtefa mendapatkan beberapa pengakuan pedagang yang cukup mengejutkan, Selasa (11/3).
Salah satu yang ditemukan dalam sidak tersebut adalah dugaan pungli yang dilakukan oleh oknum tertentu Kepada Wali Kota dan Wakil Walikota pedagang mengakui telah membayar retribusi kepada oknum tersebut.
Abisai Rollo menyampaikan, pihaknya akan menertibkan oknum tersebut, karena los di pasar itu yang berhak mengambil retribusi hanya pemerintah dalam hal ini dinas terkait. “Para pedagang harus tau ini, agar tidak ada oknum yang memanfaatkan kesempatan ini (pungli),” ujar Abisai Rollo disela sidak berlangsung.
Naasnya, pedagang yang ditarik retribusi oknum tersebut membangun los di lahan yang salah atau di tempat parkir. “Inikan lahan parkiran tidak boleh bangun los, pedagang harus diarahkan ke los yang disediakan agar pasar bisa teratur,” tuturnya.
Kepada Dinas Prindakop, Walikota berharap untuk mengatur pedagang setelah diarahkan dari jalan agar tidak ada lagi yang mengeluh. “Sekarang yang penting itu semua kembali ke dalam saja, setelah itu baru kita atur, kalau memang tidak cukup nanti kita cari solusinya,” ungkapnya.
“Saya berharap pedagang setelah ditata tidak lagi kembali berjualan di jalan,” lanjutnya.
Bagi ABR-HARUS, penertiban pasar Youtefa khususnya pasar Otonom merupakan prioritas yang harus dituntaskan dalam waktu. Segala persoalan yang ada saat ini, bagi ABR-HARUS itu merupakan dinamakan yang juga menjadi tantangan kedua dalam awal memimpin kota Jayapura lima tahun kedepan.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…
ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…